Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Novian Ardiansyah
Sabtu, 12 Desember 2020 | 19:49 WIB
Ilustrasi ujian nasional / sekolah (pixabay)

SuaraJogja.id - Beredarnya soal ujian yang menyinggung nama Anies dan Mega mendapat tanggapan dari Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Nahdiana.

Pihaknya mengaku tak pernah memberi instruksi pada guru untuk membuat soal yang menyertakan nama pejabat.

Soal itu disebut merupakan soal ujian bagi siswa SMP di bilangan Cipete, Jakarta Selatan.

Nahdiana mengungkapkan, berdasarkan hasil penelusuran dan konfirmasi kepada kepala sekolah beserta guru yang membuat soal ujian di sekolah yang bersangkutan, diketahui soal yang mencantumkan nama Anies dan Mega itu dibuat karena ada kompetensi pada mata pelajaran mengenai pemesanan karakter, integritas, sabar dan tanggung jawab.

Sementara mengenai redaksionalnya, kata Nahdiana, memang memiliki topik nama, tetapi tidak ada maksud mendukung atau mencemarkan nama pejabat publik, yakni Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Dinas Pendidikan tidak pernah mengimbau kepada guru di sekolah untuk membuat soal ujian sekolah dengan menyebutkan nama pejabat publik tertentu dan telah mengarahkan guru yang membuat soal ujian sekolah tersebut untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi karena hal tersebut dianggap tidak netralitas terhadap posisi ASN," kata Nahdiana, Sabtu (12/12/2020).

Terkait kejadian tak mengenakan tersebut, Nahdiana menegaskan, Disdik DKI Jakarta telah mengimbau kepada para ASN, mulai dari guru di lingkungan sekolah maupun di pemerintahan, agar menjaga netralitas mereka.

"Untuk tetap menjaga netralitas ASN sehingga dapat memberikan pelayanan publik yang baik," kata Nahdiana.

Sebelumnya, publik digegerkan dengan beredarnya foto soal ujian yang diklaim milik sebuah sekolah SMP di Cipete, Jakarta Selatan. SOal ujian itu berisi kalimat pertanyaan memuji Gubernur DKI Anies Baswedan dan menghina Mega.

Baca Juga: Minta Pembuat Soal Anies-Mega Ditelusuri, PDIP: Ini Menjurus Indoktrinasi

Foto lembar soal ujian yang disebut terlampau memuji Anies dan menghina Mega itu menjadi buah bibir setelah viral di media sosial.

Berdasarkan pantauan Suara.com, Sabtu (12/12/2020), salah satu soal ujian itu mengandung kalimat yang memuji-muji Anies sebagai gubernur amanah.

Selengkapnya, kalimat pertanyaan yang dimaksud adalah sebagai berikut:

"Pak Anies adalah seorang Gubernur hasil Pemilihan Gubernur tahun 2017. Ia tidak menyalahgunakan jabatan yang dimilikinya untuk memperkaya diri dan keluarga. Sebaliknya, ia gunakan jabatannya untuk menolong rakyat yang mengalami kesusahan. Perilaku pak Anies adalah contoh sikap..."

Sementara dalam foto itu terdapat pula empat opsi jawaban: Jujur, Amanah, Istiqomah, dan Qona'ah.

[Facebook]

Selanjutnya, dalam foto hasil bidik layar laptop tersebut juga terdapat materi pertanyaan yang menyinggung Mega sering mengejek Anies.

Load More