Scroll untuk membaca artikel
Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Selasa, 22 Desember 2020 | 17:05 WIB
Jalan di Krapyak 9, Margoagung, Seyegan, Sleman diduga dirusak pendukung calon lurah yang kalah, Selasa (22/12/2020). - (Instagram/@merapi_uncover)

Salah satu dari mereka menginformasikan bahwa pelaku merusak jalan beraspal menggunakan kapak dan linggis.

Pengunggah video, Dwi Nugroho, mengungkapkan, perusakan aspal terjadi pada Selasa sekitar pukul 07.30 WIB.

Sekitar 11 orang merusak aspal di Krapayk 9, Margoagung. Sekelompok orang itu diduga merupakan pendukung salah satu calon lurah.

"Gugatan dipicu karena gagal jadi lurah Margoagung. Jam 07.30 WIB datang dan langsung merusak, tapi oleh beberapa saksi dibiarkan karena takut juga mungkin," terang Dwi saat dihubungi SuaraJogja.id.

Baca Juga: Gibran Disindir Rocky Gerung: Saya Cari Pak Lurah Mau Ambil Jatah Bansos

Setelah merusak aspal, lanjut Dwi, 11 orang tadi langsung pergi meninggalkan lokasi, dan kejadian tersebut dilaporkan ke dukuh setempat hingga kemudian viral di berbagai media sosial, termasuk Instagram, Twitter, dan Facebook.

Dwi menduga, mereka sudah yakin calon lurah yang didukung akan menang, tetapi hasil penghitungan suara berkata sebaliknya.

"Karena di awal mencalonkan mungkin yakin akan menang, tapi akhirnya kalah dengan nomor urut 1, sedangkan ini nomor urut2," terangnya.

Ia menambahkan, peristiwa tersebut telah ditangani Polsek Seyegan, dan suasana di lokasi sudah kondusif.

Namun, kondisi aspal yang kini rusak karena dipukuli dengan kapak dan linggis masih belum ditindaklanjuti.

Baca Juga: Dukung Bu Lurah Cipete Utara Polisikan Pemukulnya, Riza Beri Bantuan Hukum

Load More