"Seharusnya petugas libur, sehingga tidak ada pelayanan tapi saat Natal ini diberikan layanan khusus untuk memberikan kebahagiaan bagi napi yang merayakan. Sama seperti Idul Fitri kemarin. Kalau tidak ada pandemi biasanya ada besukan langsung dari keluarga tapi karena pandemi semua terbatas," tuturnya.
Meskipun para napi hanya diberikan waktu masing-masing 15 menit sejak terhubung dengan keluarga di rumah. Namun tetap saja para napi tampak antusias menunggu giliran mereka bertemu keluarga walaupun hanya sebatas virtual.
"Jadi baik warga binaan ataupun keluarga tetap bisa merayakan sukacita natal walaupun tidak berjumpa," cetusnya.
Sementara untuk peribadatan Natal sendiri, kata Kusnan, para napi merencanakan untuk diadakan pada tanggal 29 Desember 2020 mendatang. Pihaknya akan memfasilitasi kebutuhan peribadatan tersebut yang juga akan digelar secara virtual.
"Harapnnya para napi yang mendapat remisi agar selalu bisa memberikan yang terbaik dalam berperilaku ke depan. Sehingga perayaan Natal ini bisa dimanfaatkan dan dimaknai dengan baik pula," harapnya.
Kusnan menambahkan untuk total keseluruhan napi di Lapas Kelas II B Cebongan sendiri berjumlah 209 orang dengan berkurang satu orang setelah pemberian remisi. Terkait potensi penualan Covid-19 pun juga sudah diantisipasi dengan baik melalui penerapan protokol kesehatan yang ketat.
"Kunjungan ditiadakan selama pandemi Covid-19. Tes kesehatan secara berkala juga terus dilakukan baik dari petugas atau napi sendiri. Jadi memang potensi terpapar sangat kecil," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh
-
Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru
-
Heboh LHKP Muhammadiyah Cap Program MBG Haram, Haedar Nashir Buka Suara
-
Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat
-
Dana Desa Dipangkas untuk Kopdes Merah Putih, Banyak Lurah Takut Masuk Penjara, DIY Andalkan Danais