Scroll untuk membaca artikel
Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Mutiara Rizka Maulina
Selasa, 29 Desember 2020 | 12:26 WIB
Bus Trans Jogja melintas di kawasan Malioboro, Yogyakarta, Jumat (29/11/2019). - (SUARA/Baktora)

SuaraJogja.id - Dalam rangka adanya program pengembangan angkutan perkotaan Trans Jogja, Dinas Perhubungan DIY merilis Angkutan Buy The Service Yogyakarta atau Teman Bus atau Trans Jogja untuk jalur 12, 13, dan 14.

Teman Bus dilengkapi dengan aplikasi mobile yang bisa digunakan untuk melihat jadwal keberangkatan bus dan juga jalur yang dilalui. Acara peresmian dilakukan secara daring dan dapat disimak langsung oleh masyarakat melalui akun Instagram @dishubdiy.

Gubernur DIY Sri Sultan HB X melalui Wakil Gubernur DIY KGPAA Pakualam X dalam sambutannya menyampaikan, Trans Jogja telah hadir di Yogyakarta sejak 2008. Kehadiran bus ini juga merupakan bentuk reformasi angkutan umum, dari semula berbasis setoran, menjadi sistem subsidi dengan basis pembelian pelayanan.

Dalam hal pelayanan, bus Trans Jogja juga sudah mengalami perkembangan. Dari 54 armada yang melayani 3 trayek, berkembang menjadi 128 armada melayani 11 trayek.

Baca Juga: Epidemiolog UGM Sarankan PSBB di DIY 2 Minggu, Pemerintah Harus Tegas

"Dengan cakupan wilayah mencapai 22 kecamatan pada tahun 2019. Kami ucapkan terima kasih kepada Kementerian Perhubungan atas kerja sama yang baik dengan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta," ujar KGPAA Pakualam.

Kerja sama tersebut kembali mendatangkan 44 armada yang akan melengkapi cakupan wilayah pada 3 kecamatan, yakni Godean, Ngaglik, dan Ngemplak melalui program Buy The Service.

Dengan program tersebut, seluruh cakupan Trans Jogja untuk 25 kecamatan telah terselesaikan. Seluruh armada dalam trayek perkembangan ini juga disebut sangat modern karena menggunakan teknologi tinggi berbasis informatika.

Beberapa alat yang ada dalam armada adalah GPS, kamera CCTV, alat penghitung penumpang, alat pengontrol pramudi, sistem tiket non-tunai, dan alarm mendeteksi kecepatan tinggi.

Semuanya terkoneksi dalam sistem teknologi informasi, sehingga memiliki pengawasan yang akurat. Hal tersebut sesuai dengan skema pengembangan transportasi di DIY yang mengembangkan sistem transportasi cerdas.

Baca Juga: Wacana PSBB DIY, Epidemiolog UGM: Ibarat Pakai Helm Saja Tidak Cukup

"Kepada seluruh masyarakat Jogja dan sekitarnya, kami ucapkan selamat menikmati angkutan baru dari Trans Jogja dengan tehnologi tinggi ini. Semoga memberikan nilai tambah dan manfaat dalam pelayan bertransportasi," imbuh KGPAA Pakualam X.

Load More