SuaraJogja.id - Sejak terjangkit virus corona, kini kabar Syekh Ali Jaber disebut-sebut memburuk. Ia dirawat di rumah sakit dan dikabarkan tak sadarkan diri.
Kondisi tersebut tampak dalam unggahan Hengky Kurniawan. Terlihat Syekh Ali Jaber terbaring, dengan selang ventilator terpasang di mulut dan hidungnya.
"Teman-teman... mohon doanya untuk Guru kita @syekh.alijaber semoga Allah segera memberi kesembuhan dan kepulihan optimal untuk beliau. Hati-hati untuk selalu disiplin protokol kesehatan, agar terhindar dari COVID-19," kata Hengky dalam instagramnya @hengkykurniawan, Senin (4/1/2021).
Selain itu, dalam sebuah unggahan, Arie Untung memperlihatkan foto Syekh Ali Jaber yang sedang terbaring tak sadarkan diri dengan mengenakan alat bantu pernafasan. Disebutkan pula oleh admin akun Facebook Syekh Ali Jaber bahwa ulama kondang tersebut sedang dirawat dan diistarahatkan secara total di dalam ruang ICU.
"Saat ini guru kita Syekh Ali Jaber diitirahatkan total di ruang ICU dengan dengan harapan segera stabil," tulis admin akun Facebook Syekh Ali Jaber.
Namun, delapan jam sebelum Hengky Kurniawan posting keadaan terkini Ali Jaber, yayasan Syekh Ali Jaber mengabarkan bahwa Syekh Ali Jaber dalam perkembangan baik.
"Alhamdulillah
Terima kasih yang tak terhingga kami ucapkan kepada Para Sahabat, Kerabat, Guru, dan
Jama’ah sekalian atas Do’a & perhatiannya untuk Syekh Ali Jaber.
Kami kabarkan, saat ini beliau masih dalam perawatan intensif di salah satu Rumah Sakit di Jakarta. Kondisinya pun Semakin Membaik, tim medis menyampaikan apa adanya, bahwa perkembangannya cukup bagus dan terus menunjukan peningkatan. Namun, Syekh Ali masih harus tetap istirahat total secara terkontrol dan terukur, demi memperbaiki dan memulihkan kembali beberapa gangguan jasmani yang terjadi akibat Covid-19.
Baca Juga: Warga Umum Antre di Belakang 40,2 Juta Orang untuk Disuntik Vaksin COVID-19
Di saat-saat Syekh Ali Jaber dalam perawatan medis, Kami berupaya meneruskan hobi beliau, merutinkan SEDEKAH SUBUH dan beliau gemar membaca Surat AL-BAQARAH setiap hari.
Bila berkenan, mari kita ikut jalankan kebiasaan beliau itu. Kemudian silahkan salurkan kepada Yatim & Dhuafa terdekat di sekitar Anda," bunyi unggahan tersebut.
Selain itu,
Positif COVID-19
Syekh Ali Jaber positif COVID-19 menceritakan kronologis sebelum dirinya dilaporkan tim medis terkonfirmasi positif virus Corona. Syekh Ali Jaber mengaku sering tes swab COVID-19, namun akhirnya tumbang juga dan terinfeksi virus corona.
Melalui akun YouTube Syekh Ali Jaber yang diunggah pada satu jam yang lalu, ulama keturunan Timur Tengah tersebut dinyatakan positif terpapar virus corona.
Berita Terkait
-
Dampak Covid-19, Tingkat Kunjungan Destinasi di Mangunan Turun 40 Persen
-
Brasil, Prancis, dan China Laporkan Penambahan Kasus Covid-19 di Awal Tahun
-
Khawatir Klaster Libur Nataru, Pemprov DKI Tambah Tiga RS Rujukan Covid-19
-
Syekh Ali Jaber Tak Sadarkan Diri, Henky Kurniawan: Doakan Guru Kita
-
Jokowi Luncurkan Bansos Tunai ke 38,8 Juta KK Korban Corona, Ini Tahapannya
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Dari Ting Ting Jahe hingga Kerambah Apung, Empang Baru Kian Produktif Bersama BRI
-
One Kampung One Product, Kunci Sukses Banyuanyar Jadi Desa Percontohan
-
Permudah Akses Uang Tunai, BRI dan GoPay Luncurkan Layanan Cardless Withdrawal
-
Eks Bupati Sleman Sri Purnomo: Jangan Sampai Menghukum Orang yang Tak Berdosa
-
Wacana WFA ASN untuk Efisiensi BBM Mengemuka, Pemda DIY Pertanyakan Efektivitas Kerja