Scroll untuk membaca artikel
Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Senin, 11 Januari 2021 | 18:22 WIB
Ilustrasi Covid-19 - (Pixabay/sweetlouise)

"Selama ini sebenarnya kita bukan hanya kekurangan tempat tidur untuk pasien karena berapa pun penambahan tempat tidur, kalau tidak ada nakesnya ya gimana [penanganannya]," ujarnya.

Menurut Pembajun, di 27 rumah sakit rujukan, sebenarnya ada 520 bed untuk ICU. Namun dari jumlah tersebut, baru 76 bed atau 14,6 persen yang didedikasikan untuk pasien COVID-19.

Sedangkan untuk ruang isolasi nonkritikal, dari 4.475 bed di 27 rumah sakit rujukan, hanya 645 atau 14,9 persen yang dimanfaatkan untuk pasien COVID-19.

Dari 645 bed tersebut, 67 persen di antaranya digunakan untuk bed kritikal bagi pasien COVID-19 dengan gejala berat.

Baca Juga: Pekan Kedua Tahun 2021, Kasus COVID-19 Dunia Tembus 90 Juta

"Sedangkan untuk ketersediaan bed non kritikal, sudah 80 sampai 90 persen digunakan," imbuhnya.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Load More