SuaraJogja.id - Panewu Turi Subagyo mengakui masih ada wilayahnya yang minim penerangan jalan khususnya di jalur evakuasi. Terkhusus di Kalurahan Girikerto yang terdapat beberapa tempat atau barak evakuasi jika sewaktu-waktu warga diperlukan untuk mengungsi.
"Iya memang masih ada area yang minim penerangan terutama di wilayah Dusun Ngandong, Dusun Tritis Kulon dan Dusun Sidorejo," kata Subagyo saat dikonfirmasi awak media, Selasa (12/1/2021).
Subagyo menuturkan pihaknya telah mengirimkan surat kepada pemerintah Kabupaten Sleman terkhusus kepada Dinas Perhubungan Sleman terkait dengan persoalan tersebut. Disebutkan memang sudah ada beberapa titik yang terpasang lampu penerangan jalan namun pemasangan itu belum cukup optimal.
Menurutnya wilayah Girikerto, memiliki jalan yang sempit dan di samping kiri-kanan hanya ada kebun buah salak. Hal itu yang membuat kondisi jalan cukup gelap dan akan menyulitkan untuk evakuasi jika diperlukan.
"Wilayah Girikerto ini kan jalannya sempit, kanan-kirinya salak, jadi memang agak gelap. Di sana ada di dusun Ngandong, Tritis dan Nganggring atau Sidorejo. Dari sana nanti ke bawah menuju barak pengungsian di dekat balai desa Girikerto," tuturnya.
Diungkapkan Subagyo, pengajuan proposal terkait dengan hal tersebut telah disampaikan sejak kenaikan status Gunung Merapi menjadi Siaga atau Level III. Namun, katanya, fokus mitigasi bencana masih berfokus ke wilayah Kapanewon Cangkringan.
Melihat kondisi sekarang ini, pihaknya akan berupaya kembali untuk menyampaikan persoalan ini kepada instansi terkait. Sehingga memang kekurangan yang ada terkait lampu penerangan jalan jalur evakuasi bisa segera dibenahi.
"Memang sudah dipasang tapi ya baru sebagian, dengan aktivitas Gunung Merapi yang lebih banyak mengarah ke barat daya semoga persoalan ini dapat lebih diperhatikan. Nanti kami akan bersurat lagi ke Dishub Sleman," ungkapnya.
Sementara itu Pelaksana Tugas Kepala Dishub Sleman Arip Pramana mengklaim pemasangan lampu jalan jalur evakuasi telah dilakukan. Namun pemasangan lampu penerangan jalan tersebut masih belum merata di semua lokasi.
Baca Juga: Badai Kilat yang Terjadi di Merapi Tak Terkait Erupsi, Ini Penjelasannya
Disampaikan Arip, fokus utama dari pihaknya untuk melakukan pemasangan lampu penerangan jalan di jalur evakuasi di wilayah Girikerto. Menurutnya, beberapa baral pengungsian khususnya yang berada di sisi barat cukup terang.
"Sekarang untuk barak-barak hampir semua di wilayah barat sudah kita tambahi untuk lampu flash penerang untuk barak. Jalur pengungsian di dusun Nganggring juga sudah ada. Begitu juga di Dusun Pelem dan Bangunmulyo. Dan juga dari yang Purwobinangun arah Turgo sudah terpasang," terang Arip.
Meski begitu pihaknya tidak menutup kemungkinan ada beberapa titik yang belum maksimal. Untuk itu, Arip akan melakukan pengecekan lebih lanjut agar masyarakat dapat menikmati lampu penerangan jalan yang merata di wilayahnya.
"Mungkin kalau ada yang dimaksudkan belum terang ya itu memang dimungkinkan. Sebab belum merata, nanti saya kroscek lagi," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa
-
Belum Genap Tiga Tahun, Puluhan Becak Listrik Danais Rusak, Dishub Sebut Baru Proyek Percontohan
-
Tramadol Masih Mudah Dibeli, Pembatasan Resep Dokter Mendesak, Jalur Ilegal Harus Distop
-
GEMPAR Hadir di Pasar Balangan, Pasar Tumbuh Ekonomi Sleman Tangguh
-
Menyesap Selang Demi Setetes Air, Potret Ketangguhan Warga Bantul Bertahan Saat Kemarau