SuaraJogja.id - Belum sampai sehari usai menjalani vaksin Covid-19 perdana di Istana Negara bersama Presiden Jokowi, Raffi Ahmad dihujat netizen.
Hujatan tersebut tak lain lantaran Raffi Ahmad diketahui tak menerapkan protokol kesehatan ketika berkumpul bersama teman-temannya di pesta ulang tahun salah seorang temannya di malam hari seusai ia disunti vaksin Covid-19.
Sebelum foto saat pesta tanpa menerapkan protokol kesehatan itu ramai beredar di jejaring media sosial, Raffi Ahmad sebetulnya sempat diingatkan oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Ya, dalam acara Mata Najwa, Ridwan Kamil yang hadir secara virtual menjelaskan pengalamannya sebagai relawan yang telah disuntik vaksin Covid-19 sebanyak dua kali.
Ia menyebut bahwa untuk mendapatkan antibodi yang maksimal maka penyuntikan vaksin Covid-19 dibutuhkan lebih dari sekali. Oleh karenanya ia meminta Raffi Ahmad yang datang di acara yang sama untuk tak larut terlebih dulu dalam euforia.
"Saya disuntik di Bulan Agustus dan September. Berita baiknya tiga bulan setelah disuntik darah saya mengandung 99 persen antibodi. Alhamdulillah sekarang tubuh saya alhamdulillah berlimpah antibodi. Jadi Raffi ahmad jangan euforia dulu pertama karena baru disuntik sekali kemudian 14 hari berikutnya baru suntikan kedua kemudian setelah suntikan kedua baru antibodi itu keluar dengan maksimal, jelasnya.
Belakangan, setelah dihujat di media sosial, Raffi Ahmad memberikan pernyataan minta maaf.
Lewat akun Instagramnya, Raffi meminta maaf kepada Presiden Jokowi dan rakyat Indonesia karena berkumpul bersama dengan rekan-rekannya tanpa terapkan protokol kesehatan usai disuntik vaksin Covid-19.
"Terkait peristiwa tadi malam, di mana saya terlihat berkumpul dengan teman-teman tanpa masker dan tanpa jaga jarak, pertama saya minta maaf yang sebesar-besarnya kepada Presiden Republik Indonesia, Bapak @jokowi, Sekretariat Presiden, KPCPEN dan juga seluruh masyarakat Indonesia atas peristiwa tersebut," terangnya.
Baca Juga: Ridwan Kamil Pantau Momen Ariel NOAH Disuntik Vaksin Covid-19
Ia menjelaskan bahwa tempatnya berkumpul bukan di tempat umum melainkan di kediaman ayah salah seorang temannya.
"Di situ juga sebelum masuk rumahnya mematuhi protokoler, tetapi pas di dalam kebetulan saya lagi makan, tidak pakai masker dan ada yang foto. Namun apapun itu saya tetap meminta maaf karena kejadian ini jadi heboh," tambahnya.
Berita Terkait
-
Polisi Klarifikasi Raffi Ahmad soal Dugaan Pelanggaran Prokes
-
PA 212: Tangkap Ahok dan Raffi Ahmad!!!
-
Jubir PA 212 Minta Polisi Segera Tangkap Ahok dan Raffi Ahmad
-
Terciduk Tak Pakai Masker usai Divaksin Covid-19, Ini Jawaban Raffi Ahmad
-
Klarifikasi Raffi Ahmad Soal Pesta Setelah Divaksin: Saya Minta Maaf
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Peringati 250 Tahun AS, Kedutaan Besar AS Gelar Pelatihan Jurnalisme Mobile di Yogyakarta
-
Jogja Laptop Festival 2026: Axioo Suguhkan Hype AMD X1 dan Pongo 535
-
Kejagung Bergerak, Seluruh Titik SPPG DIY Disisir Kejati
-
Kemenpar Dorong Penerbangan Langsung India-YIA, Bidik Kenaikan Wisatawan ke Yogyakarta
-
Anggaran MBG Dipangkas Rp94 Triliun, Bagaimana Nasib Ratusan SPPG di Jogja?