- Kementerian Pariwisata mendorong pembukaan penerbangan langsung dari India menuju Bandara Internasional Yogyakarta untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Jawa Tengah.
- Pemerintah mengusulkan insentif biaya pendaratan bagi maskapai dan rencana skema bebas visa kunjungan untuk mempermudah akses wisatawan asal India.
- Kunjungan Perdana Menteri India ke Candi Prambanan dimanfaatkan sebagai momentum strategis memperkuat citra destinasi wisata budaya bagi wisatawan India.
SuaraJogja.id - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mendorong pembukaan penerbangan langsung dari India menuju Yogyakarta International Airport (YIA). Hal ini sebagai upaya meningkatkan kunjungan wisatawan India ke Yogyakarta dan Jawa Tengah.
Langkah itu mengemuka usai momentum kunjungan Perdana Menteri (PM) India, Narendra Modi ke Candi Prambanan, Rabu (8/7/2026) kemarin.
Menteri Pariwisata (Menpar) Republik Indonesia, Widiyanti Putri Wardhana menyatakan bahwa penguatan konektivitas udara menjadi salah satu fokus untuk memperluas akses wisatawan India.
Selain berkoordinasi dengan pemerintah India terkait pembukaan rute ke YIA, Kemenpar turut mendorong Angkasa Pura memberikan insentif berupa pembebasan biaya pendaratan (landing fee) dan parkir pesawat (parking fee) pada periode tertentu.
"Ke depan, Kemenpar akan terus berupaya dan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menghadirkan paket wisata yang menarik sekaligus memperkuat konektivitas menuju Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah," kata Widiyanti melalui keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Kamis (9/7/2026).
"Kami berharap semakin banyak wisatawan India mengunjungi destinasi pariwisata prioritas seperti Candi Prambanan, Borobudur, dan desa-desa wisata," imbuhnya.
Dorongan membuka rute langsung tersebut dilatarbelakangi tren kunjungan wisatawan India yang terus meningkat. Data Kemenpar mencatat sebanyak 298.450 wisatawan asal India berkunjung ke Indonesia pada Januari-Mei 2026.
Angka itu naik 0,40 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Dalam dua tahun terakhir, jumlah wisatawan India juga meningkat dari 606.439 kunjungan pada 2023 menjadi 734.490 kunjungan pada 2025.
Selain konektivitas, Kemenpar turut mengusulkan India masuk dalam skema Bebas Visa Kunjungan (BVK). Usulan tersebut masih dibahas di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sebagai bagian dari upaya mempermudah wisatawan India berkunjung ke Indonesia.
Baca Juga: Tragedi Kecelakaan Maut di Jogja: Pemotor Tak Berhelm Tabrak Nenek 80 Tahun hingga Tewas
Di sisi promosi, Kemenpar memanfaatkan kunjungan Narendra Modi ke Candi Prambanan untuk meningkatkan eksposur destinasi budaya Indonesia di pasar India.
"Melalui momentum kunjungan Perdana Menteri Modi, kami berharap dapat semakin memperkuat citra Indonesia sebagai destinasi pariwisata berkelas dunia di mata wisatawan India dan komunitas internasional," tandasnya.
Prambanan, kata Menpar, diposisikan sebagai salah satu destinasi utama selain Bali yang dinilai memiliki daya tarik kuat bagi wisatawan India, terutama pada segmen wisata budaya dan spiritual.
"Kami ingin menjadikan Prambanan sebagai salah satu jembatan penting dalam memperkuat hubungan pariwisata budaya dan spiritual antara Indonesia dan India. Bersama Bali, Prambanan memiliki kedekatan emosional dan spiritual yang kuat dengan wisatawan India," tuturnya.
Menurut Kemenpar, pengembangan pasar India tidak hanya mengandalkan promosi semata. Lebih dari itu tetap perlu didukung pengembangan agenda wisata seperti Siwaratri, Mahasiwaratri, Prambanan Shiwa Festival, dan Prambanan Jazz Festival yang diharapkan mampu menarik lebih banyak wisatawan mancanegara.
"Kami melihat kunjungan Perdana Menteri Modi ke Prambanan sebagai momentum yang sangat penting untuk memperkuat hubungan antar masyarakat atau people-to-people contact antara Indonesia dan India. Hubungan kedua negara bukan hanya hubungan diplomatik, tetapi juga hubungan budaya dan peradaban yang telah terbangun sejak lama," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Purbaya Dicopot Pas Lagi Rapat RAPBN, Akademisi UMY Soroti Etika dan Kepatutan Penguasa
-
Menjemput Rezeki dari Balik Layar Gadget hingga Ujung Canting, Kisah Difabel Bertahan Hidup di Jogja
-
PORTA by Ambarrukmo Hadirkan Pameran Eksperimental Photography "Somewhere Blue" by Nia Nanoka
-
Dari Olahraga untuk Negeri, BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia