SuaraJogja.id - Influencer muda sekaligus relawan kesehatan dr Tirta Mandira Hudhi memilih untuk menerima vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Sleman tepatnya di Puskemas Ngemplak II bersama dengan Bupati dan jajaran Forkopimda Sleman. Padahal sebelumnya Tirta telah mendapat tawaran untuk mengikuti vaksinasi Covid-19 di Istana Negara bersama Presiden Jokowi.
"Tanggal 10 Januari sempat sudah dihubungi istana untuk vaksin di sana cuma Kadinkes Sleman juga mengajukan nama saya. Setelah berdiskusi dan meminta izin ke Pak Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saya memilih melakukan vaksinasi di puskesmas saja," kata Tirta, kepada awak media, seusai vaksinasi Covid-19, Kamis (14/1/2021).
Tirta mengakui bahwa pengajuan vaksinasi bersama Presiden Jokowi memang sudah diterimanya bersama dengan beberapa tokoh lain di antaranya Najwa Shihab dan Raffi Ahmad. Namun begitu ia lebih memilih menerima tawaran Kadinkes Sleman sementara Najwa Shihab tidak bisa sehingga hanya Raffi Ahmad saja yang datang.
Pilihan Tirta untuk melakukan vaksinasi Covid-19 di Sleman bukan tanpa alasan. Disampaikan Tirta, itu berhubungan dengan awal kariernya sebagai tenaga kesehatan yang dimulai dari pelayanan di puskesmas Sleman.
Baca Juga: dr Tirta Jadi Orang Pertama yang Disuntik Vaksin Covid-19 di Sleman
"Jadi alangkah lebih elok kalau nakes-nakes yang anak muda itu di puskesmas disuntiknya. Agar sekaligus menjadi sarana edukasi bagi masyarakat sekitar juga bahwa layanan tingkat pertama juga bisa melakukan vaksinasi," tuturnya.
Tirta berharap dengan vaksinasi yang dilakukan di puskesmas dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap vaksinasi Covid-19. Terlebih lagi program vaksinasi atau imunisasi itu sudah sejak dulu ada di puskesmas.
Selain itu diharapkan vaksin yang ia lakukan di puskesmas dengan menerangkan hingga menayangkan prosesnya secara live dapat menangkal hoax yang masih sering muncul. Khususnya terkait dengan persoalan Covid-19 dan vaksin Sinovac.
"Harapannya trust issue masyarakat menjadi lebih bagus tentang vaksin ini dan menangkal info hoax yang terus beredar. Covid-19 bukan hanya masalah satu dua orang saja atau politik tapi masalah kemanusiaan. Vaksin ini kan juga gratis, dan vaksinasi itu sudah masuk dalam program imuniasasi sejak dulu. Kita sudah diajarkan imuniasasi sejak tahun 70an waktu polio. Harapannya sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya 3M," terangnya.
Usai disuntik vaksin hingga 30 menit berselang setelahnya. Tirta mengatakan tidak mengalami gejala apapun. Bahkan ia masih tetap bisa melanjutkan proses pembuatan konten pribadi miliknya sebagai sarana edukasi masyarakat.
Baca Juga: Party Usai Divaksin, Raffi Ahmad Dilaporkan dr Tirta ke Kasatgas Covid-19
Menurut Tirta, efikasi vaksin Sinovac diakui cukup baik. Tidak hanya itu vaksin Sinovac kata Tirta, punya kelebihan dibandingkan dengan vaksin-vaksin lain.
Berita Terkait
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Libur Singkat, Ini Momen Bek PSS Sleman Abduh Lestaluhu Rayakan Idulfitri Bersama Keluarga
-
Gustavo Tocantins Beri Sinyal Positif, PSS Sleman Mampu Bertahan di Liga 1?
-
5 Rekomendasi Buah dari dr. Tirta, 'Sakti' dan Kaya Manfaat
-
Andre Rosiade Sindir Pemain Pura-pura Cedera, Dokter Ini Kasih Balasan Menohok
Tag
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
-
Klasemen Terbaru: Timnas Indonesia U-17 Selangkah Lagi Lolos Piala Dunia U-17
Terkini
-
Kurangi Kendaraan Pribadi Saat Arus Balik, Menhub Lepas 22 Bus Pemudik di Giwangan
-
Puncak Arus Balik H+3 dan H+4, 350 Ribu Kendaraan Tinggalkan DIY
-
Gunung Merapi Masih Luncuran Ratusan Lava, Simak Aktivitas Terkini Sepekan Terakhir
-
Tren Kunjungan Meningkat, Jip Wisata Lereng Merapi Masih Jadi Alternatif Liburan saat Lebaran 2025
-
Harga Kebutuhan Pokok di Kota Yogyakarta Seusai Lebaran Terpantau Stabil