Sejak diunggah pada Rabu (20/1/2021), potret Marzuki yang tengah berdiri berkacak pinggang di tepi sawah tersebut sudah disukai lebih dari 2.000 pengguna Instagram. Tidak sedikit juga yang memberikan tanggapan di kolom komentar. Beragam pendapat disuarakan warganet. Mereka juga berharap agar keresahan Kill The DJ itu didengar para petinggi negara.
"Keren Mas. Semoga didengar oleh banyak pihak yang berkepentingan. Semangat, Sehat, Banyak Rezeki Selalu Untuk Semua Petani di Seluruh Indonesia Raya Aamiin Aamiin Aamiin Yaa Mujibassailin. Terima Kasih Petani Indonesia," tulis akun @haji_ar*****.
"Pikiranku podho karo paragraph sing keri, sebagai anak tani yang bercita-cita dadi tani kadang mikir arep piye carane nandur nang sawah kiwo tengen sawahe tanggane pupukan kimia kabeh (Pikiranku sama seperti paragraf terakhir, sebagai anak petani yang bercita-cita jadi petani kadang berfikir bagaimana cara menanam di sawah kanan kiri lahan tetangga memakai pupuk kimia semua-red)," komentar akun @nancy******.
"Pupuk subsidi bisa diambil data dari badan statistik," tanggapan akun @sinta*****.
Sementara akun @wahono_ber***** menyampaikan, "Setuju. Kembalikan tanah ke alamiah pakai pupuk organik."
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
ARTJOG Minta Maaf atas Insiden Pemukulan Seniman, Evaluasi Sponsor Pasca-Protes Didit Foundation