SuaraJogja.id - Paslon nomor urut 1 pada Pilkada Bantul 2020 Abdul Halim Muslih-Joko Purnomo telah ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bantul yang baru pada Rapat Pleno Terbuka yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bantul.
Sebagai langkah pertama, Bupati Terpilih Abdul Halim Muslih akan menyusun rancangan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Seusai pelantikan, program-program tersebut bisa segera dikerjakan.
"Langkah pertama ini kami akan mematangkan konsep visi misi menjadi bagian Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), sehingga nanti setelah dilantik, semua program unggulan yang disampaikan ke masyarakat itu bisa segera kita luncurkan," kata Halim usai penetapan Bupati-Wakil Bupati Terpilih di Ros In Hotel, Bantul, Jumat (22/1/2021).
Ia membeberkan, beberapa program yang menjadi visi misinya antara lain bantuan untuk dusun dan juga pengentasan terhadap stunting.
"Banyak di antaranya yang Kami persiapkan, seperti bantuan untuk dusun masing-masing Rp50 juta untuk 933 dusun, nanti itu ditata. Apakah dengan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) atau anggaran lain, jadi ada pilihan-pilihannya," ujar dia.
Program yang berkaitan dengan pemberantasan stunting, kata Halim, tentunya akan mendayagunakan peran posyandu.
"Apa nanti dilakukan diklat kader-kader posyandunya, atau nanti perlu mendapatkan insentif. Jika perlu berapa, bagaimana caranya, nah hal itu yang sangat teknis dan siap ditata," jelas Halim.
Rapat pleno terbuka penetapan Bupati - Wakil Bupati Terpilih dihadiri juga oleh sejumlah perwakilan partai pengusung Halim-Joko. Perwakilan partai oposisi juga turut hadir dalam rapat pleno.
Baca Juga: Dua Srikandi Pimpin Mura, Berjanji Menginap di Desa Serap Keluhan Warga
Hadir juga Kapolres Bantul AKBP Wachyu Tri Budi Sulistyono dan Dandim 0729/Bantul Letkol Inf Agus Indra Gunawan, termasuk Ketua Bawaslu Bantul, Marlina.
Paslon nomor urut 2 Suharsono-Totok Sudarto, yang sebelumnya diundang, tidak datang dalam rapat pleno terbuka itu.
Ketua KPU Bantul Didik Joko Nugroho menetapkan Abdul Halim Muslih-Joko Purnomo sesuai dengan surat penetapan yang dibacakan dalam rapat tersebut.
"Tepat pukul 14.44 WIB Abdul Halim Muslih dan Joko Purnomo kami tetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati [Bantul] 2020," katanya, membacakan surat penetapan saat memimpin rapat pleno.
Didik menerangkan, dalam Pilkada Serentak 2020, Paslon Halim-Joko mengantongi 305.563 suara atau 57,22 persen.
Usai pembacaan, acara ditutup dengan pemberian berita acara kepada bupati-wakil bupati terpilih, masing-masing partai pengusungnya yakni PKB, PDIP, PAN serta Partai Demokrat.
Berita Terkait
-
Dua Srikandi Pimpin Mura, Berjanji Menginap di Desa Serap Keluhan Warga
-
Tumbang di Pilkada Bantul, Suharsono Bakal Maju Pileg 2024
-
Kalah di Pilkada Bantul, PKS Klaim Bakal Jadi Partai Oposisi Konstruktif
-
Wakil Bupati Bantul Ikut Cari Korban Hilang di Pantai Parangkusumo
-
Tingkat Partisipasi Warga Bantul pada Pilkada Serentak Tertinggi di DIY
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat
-
Coach Justin Nilai AXIS Nation Cup Buka Jalan Talenta Muda ke Level Profesional
-
Gratis! Grand Final AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan 16 Tim dan Deretan Artis
-
Pasca Ramai Seruan Boikot, RANS Carnival di Maguwoharjo Ditinggal Musisi dan UMKM
-
Polresta Sleman Sita 561 Botol Miras Ilegal Selama Oktober 2026