Pada tahun yang sama pula dirinya mengemban amanah sebagai Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) DIY. Kemudian yang terakhir, dirinya pernah menjabat Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Sleman pada 2005–2010.
Sri Purnomo Positif Covid-19
Saat ini, Bupati Sleman Sri Purnomo yang dikonfirmasi positif Covid-19 disebut tanpa gejala dan tengah menjalani isolasi mandiri di rumah dinas.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman Joko Hastaryo menjelaskan, awalnya Bupati Sleman Sri Purnomo menjalani swab antigen karena merasakan gejala batuk-batuk. Swab antigen tersebut dilakukan oleh Dinas Kesehatan di rumah dinas Bupati Sleman dan hasilnya positif.
Sementara itu, Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 RS Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, dr Tonang Dwi Ardyanto memberikan penjelasan, bahwa penyebab Bupati Sleman positif Covid-19 bukan karena vaksin.
Dokter Tonang juga menjelaskan, tidak serta merta orang yang telah disuntik vaksin Covid-19 langsung bisa kebal dari virus tersebut. Namun, tubuh manusia membutuhkan waktu untuk membentuk antibodi yang mampu menangkal virus Covid-19 tersebut.
Sedangkan untuk membentuk antibodi yang mampu melindungi, dokter Tonang menyebut setidaknya membutuhkan waktu 28 hari. Oleh karena itu, dokter Tonang menegaskan, bahwa Bupati Sleman Sri Purnomo positif Covid-19 bukan karena vaksin.
Jadi, sekarang sudah cukup jelas bukan? Bahwa penyebab Sri Purnomo Bupati Sleman positif Covid-19 adalah bukan karena vaksin. Pastikan Anda selalu mencari sumber informasi yang tepat seputar Covid-19.
Demikian profil Sri Purnomo, Bupati Sleman yang sudah vaksin tapi positif Covid-19.
Baca Juga: Sempat Bertemu Bupati Sleman, Sri Sultan Siap Dites Swab
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Kades Curhat Harus Urus Kopdes hingga Program Lain Terabaikan, Ratusan Mahasiswa Geruduk DPRD DIY
-
Ars Longa: Generatio, Awal Trilogi ARTJOG Bicara soal Warisan Luka
-
Geger di Lintasan Mandiri Jogja Marathon, Insiden Marshal dan Ajudan Danrem Berakhir Damai
-
4.664 Kasus Perceraian di DIY, Trauma Anak Jadi Luka yang Jarang Dibahas
-
Tempat Hiburan di Jogja Ludes Terbakar, Owner Soroti Pemadaman Listrik Berulang