Scroll untuk membaca artikel
Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Mutiara Rizka Maulina
Rabu, 27 Januari 2021 | 12:50 WIB
Cuitan Tengku Zulkarnain. (Twitter)

SuaraJogja.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyebutkan, pemerintah terus mengelola wakaf tunai.

Bahkan, wakaf tunai tersebut telah dititipkan ke perbankan sebanyak Rp328 miliar.

Ia juga mengatakan bahwa dana wakaf tunai tersebut juga telah digunakan untuk berbagai proyek pembangunan di Indonesia.

Menanggapi hal tersebut, Mantan Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan MUI Tengku Zulkarnain mempertanyakan jika APBN sudah bangkrut.

Baca Juga: Abu Janda Sebut Islam Agama Arogan, Tengku Zul Bereaksi

Dalam cuitan di akun Twitter pribadinya, @ustadtengkuzul mempertanyakan penggunaan dana wakaf untuk pembangunan infrastruktur -- apakah dana APBN sudah bangkrut, sehingga memanfaatkan dana wakaf.

"Bangun Infrastruktur dari Dana Wakaf? Apa Dana APBN sudah Bangkrut? Dana Hutang 6000 Trilyun sudah Habis? Coba Kita Bertanya pada Rumput yang Bergoyang Ho Ho Ho Ho," tulis Tengku Zul dama cuitannya.

Selain soal APBN, Tengku Zul juga mempertanyakan mengenai dana hutang sebesar Rp6.000 Triliun -- apakah juga sudah habis.

Seolah memberikan sindiran, Tengku Zul mengutip lirik lagu dengan menyampaikan pertanyaan-pertanyaan tersebut kepada rumput yang bergoyang.

Sejak diunggah pada Rabu (27/1/2021), cuitan Tengku Zul mengenai kebijakan Sri Mulyani menggunakan dana wakaf untuk pembangunan infrastruktur tersebut sudah disukai lebih dari 900 orang.

Baca Juga: Soal Dana Wakaf untuk Proyek Pembangunan, Tengku Zul Pertanyakan Dana APBN

Ada 200 lebih yang ikut membagikan ulang dan seratus lainnya memberikan tanggapan di kolom komentar.

"Pak Ustad yang terhormat, kenapa di jaman SBY jadi RI pak Ustad tidak pernah kritik seperti ini ya banyak yang mangkrak korupsi berjamaah bank century apakah karena pak Ustad duduk manis di MUI hingga tidak bisa mengkritik mohon penjelasannya," tulis akun @rudi***********.

"Infrastuktur lagi? Buat apa sih banyak-banyak infrastruktur kalau akhirnya sepi pengguna hamburkan uang yang untung segelintir orang," komentar akun @fitrak*****.

"Pak uStadz sesekali komen dong tetang aliran dana dari luar negeri ke rekening FPI, kemaren-kemaren pada teriak-teriak antek asing," tanggapan akun @kambing_co****.

Sementara akun @jak***** mengatakan, "Islam agama pendatang kadrun ajaranya banyak dicurigai sampai khutbah saja dianggap intoleran, radikal-radikul. Yang dianggap baik hanya wakaf, zakat, qurban dan haji emangnya ada apa ya. Sampai-sampai mendadak mbak mentrinya jadi kadrun."

Load More