Galih Priatmojo
Selasa, 02 Februari 2021 | 16:12 WIB
Ilustrasi tenggelam (Unsplash/Ian Espinosa)

SuaraJogja.id - Kasto Guyeng (65) warga Padukuhan Serpeng Kidul Rt 01/26 Desa Pacarejo, Kapewonan Semanu Gunungkidul ditemukan tewas tenggelam di dasar Telaga Serpeng, telaga yang letaknya tak jauh dari tempat tinggalnya, Selasa (2/2/2021) siang.

Informasi yang berhasil dikumpulkan di lapangan menyebutkan, Selasa siang sekitar  pukul 10.30 WIB, sejumlah pemuda terlihat hendak memancing di telaga tersebut. Kebetulan telaga Serpeng memang menjadi idola para pecinta memancing untuk menyalurkan hobinya.

"Nah anak-anak itu sedang mencari spot yang pas untuk memancing,"ujar Dukuh Serpeng, Kirdi, Selasa (2/1/2021).

Saat berkeliling mencari titik memancing yang bagus, mereka melihat ada keranjang pakan yang telah terisi, dan seonggok pakaian. Namun setelah mereka cek tidak ada siapapun yang terlihat beraktivitas seperti mandi ataupun memandikan ternaknya.

Karena curiga, para pemuda ini lantas berupaya melakukan pencarian. Beberapa di antara mereka mencoba mencebur ke dalam air. Dan benar dugaan mereka, setelah beberapa saat melakukan pencarian mereka menemukan tubuh Mbah Kasto tenggelam di dasar telaga sedalam 2 meter.

"Saat ditemukan katanya masih bernapas,"papar Kirdi.

Mereka kemudian membawa tubuh mbah Kasto ke pinggir telaga untuk dilarikan ke rumah sakit. Namun ketika sampai ke tepi telaga, Mbah Kasto ternyata sudah meninggal. Peristiwa tersebut lantas dilaporkan ke tokoh masyarakat setempat dan diteruskan ke Mapolsek Wonosari.

Kapolsek Wonosari, AKP Ahmad Fauzi Mulyono mengatakan, usai mendapat laporan pihaknya langsung mendatangi lokasi kejadian. Bersama petugas Puskesmas, pihaknya melakukan pemeriksaan jasad Mbah Kasto. Dalam pemeriksaan tersebut tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan.

"Korban murni meninggal karena kecelakaan,"terangnya.

Baca Juga: Meninggal Saat Berlayar, Jenazah TKI Taiwan Dimakamkan di Gunungkidul

Fauzi menambahkan, sebelumnya korban beraktifitas seperti biasa mencari rumput di tegalan dan sehabis mencari rumput seperti biasanya korban mandi di pinggir telogo serpeng. Namun karena kondisi telogo yang dalam kurang lebih 2 meter setelah terisi air hujan.

Korban tidak menyadari kondisi tersebut dan tetap mandi dengan cara menceburkan diri ke telaga. Diperkirakan korban kram karena kecapekan hingga akhirnya tak terselamatkan.

Kontributor : Julianto

Load More