SuaraJogja.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sleman masih melakukan tracing kepada kontak erat anggota DPRD Sleman Raudi Akmal, yang juga merupakan putra Bupati Sleman Sri Purnomo, setelah dinyatakan positif Covid-19. Tracing mayoritas dilakukan kepada anggota dewan yang sempat mengikuti rapat paripurna bersama Raudi.
Kepala Dinas Kesehatan Sleman Joko Hastaryo mengatakan bahwa setelah dilihat riwayat perjalanan Raudi, diketahui yang bersangkutan sempat melaksanakan rapat paripurna dengan anggota dewan lainnya. Setidaknya ada puluhan orang yang termasuk dalam tracing kontak Wakil Ketua Komisi D DPRD Sleman tersebut.
"Hari ini kita lakukan tracing. Sementara yang tercatat sebagai kontak erat ada 30 orang," kata Joko, saat ditemui awak media, di Kantor Setda Kabupaten Sleman, Selasa (2/2/2020).
Joko menyebutkan bahwa Raudi terkonfirmasi positif Covid-19 pada Senin (1/2/2021) kemarin. Sebelum dinyatakan positif Covid-19, kata Joko, putra Bupati Sleman tersebut sempat mengeluhkan beberapa gejala yang mengarah ke Covid-19.
Tepatnya, pada Rabu (27/1/2021) Raudi mulai mengeluhkan batuk, demam, yang disertai diare juga. Dikatakan Joko, bahwa terpaparnya Raudi diduga berasal dari sopirnya walaupun memang masih ada kemungkinan lain bahwa penularan terjadi dari orang lain.
"Paling rasional tertular dari driver-nya tapikan kalau kita tahu, Raudi ini anggota DPRD Sleman yang mungkin banyak kontak dengan berbagai kalangan juga. Jadi memang bisa juga tertular banyak kontak itu dari situ," terangnya.
Ketika disinggung tentang kemungkinan tertularnya Raudi dari sang ayah atau Sri Purnomo, Joko memastikan kemungkinan tersebut tergolong kecil. Sebab hal itu dilihat juga dari rentang waktu saat Bupati Sleman Sri Purnomo terkonfirmasi positif Covid-19.
Selain itu saat dilakukan tracing kepada kontak erat Sri Purnomo beberapa waktu lalu, Raudi dan anggota keluarga lainnya juga dinyatakan negatif Covid-19.
Bahkan Raudi pun tidak pernah melakukan kontak dengan Sri Purnomo selama masih dalam isolasi mandiri.
Baca Juga: Sempat Demam, Raudi Akmal Putra Bupati Sleman Positif Covid-19
"Kalau kita hitung, memang kecil kemungkinannya Raudi tertular dari Pak Sri. Sebabnya setelah Pak Sri lebih dari 11 hari isolasi baru Raudi dinyatakan terkonfirmasi positif. Dulu juga sempat masuk kontak tracing Pak Sri tapi hasilnya negatif," pungkasnya.
Sebelumnya anggota DPRD Sleman, Raudi Akmal yang sekaligus merupakan putra Bupati Sleman Sri Purnomo mengkonfirmasi sendiri bahwa ia terkonfirmasi positif Covid-19.
Ia menyatakan sempat merasa tidak enak badan saat sebelum melakukan tes swab Polymerase Chain Reaction (PCR).
"Iya kemarin minggu kemarin swab PCR, hasilnya positif Covid-19 dengan supir saya," kata Raudi.
Mengenai kronologi dirinya terpapar Covid-19, Raudi menyampaikan belum terlalu mendalaminya. Hal tersebut disebabkan kondisinya yang saat itu masih belum stabil.
"Kronologinya aku juga belum terlalu mendalami karena badanku kemarin memang tidak enak to. Jadi tidak bisa apa-apa hanya tidur saja," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Sempat Demam, Raudi Akmal Putra Bupati Sleman Positif Covid-19
-
Seminggu Positif Covid-19, Sri Purnomo Lari Pagi Ditemani Istri dari Jauh
-
Apakah Bupati Sleman Sri Purnomo Bakal Divaksin Lagi? Ini Penjelasan Dinkes
-
Bupati Sleman Olahraga Sendirian karena Positif Covid-19: Dewe Wani!
-
Profil Sri Purnomo Bupati Sleman, Sudah Vaksin tapi Positif Covid-19
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
YOGYAKOMTEK 2026 Resmi Dibuka, Pameran Komputer Terbesar di DIY
-
Honda DBL Jogja 2026 Dimulai: Sensasi Riding Test dan Peluang Bawa Pulang New Honda BeAT
-
Influenza A Terdeteksi di DIY, 24 Kasus Muncul, Sekolah Belum Diliburkan
-
Pestapora 2026 Siap Makin Meriah, BRImo Bawa Program Spesial
-
Cak Nun hingga Eross Sheila on 7, Jejak 77 Tahun MUHI Yogyakarta Diabadikan dalam Buku