SuaraJogja.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul berharap angka kasus aktif Covid-19 di Bumi Projotamansari tidak meledak di akhir pekan nanti. Pasalnya mulai Jumat-Minggu (12-14/2/2021) merupakan libur panjang Imlek 2021.
Kepala Dinkes Bantul, Agus Budi Raharjo mengatakan hingga saat ini Bantul mengikuti Instruksi Gubernur yang diturunkan menjadi Instruksi Bupati Nomor 5/INSTR/2021 tentang Pengetatan secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PTKM) mikro. Pihaknya berharap masyarakat tidak merayakan liburan keluar rumah.
"Sekarang kan sudah ada PTKM mikro, lalu pembatasan termasuk peringatan berlebihan tidak boleh, liburan harus di rumah. Tentu kami berharap bisa dilakukan oleh masyarakat," terang Agus dihubungi wartawan, Kamis (11/2/2021).
Ia sangat bersyukur jika Kabupaten Bantul bisa menyelenggarakan program seperti yang diinisiasi Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yakni Jateng Di Rumah Saja.
Baca Juga: Tak Bisa Jalan, Nenek Usia 70 Tahun Dibuang Keluarganya di Bantul
"Jadi manfaatkan liburan akhir pekan dan Imlek dengan berkumpul bersama keluarga di rumah. Jangan pergi-pergi, syukur seperti Jawa Tengah Di Rumah atau nanti bisa 'Bantul Di Rumah', itu lebih bagus," ujar dia.
Kendati demikian, pihaknya akan mengikuti arahan dari Pemkab untuk menghadapi libur akhir pekan dan Imlek 2021 ini.
"Ya nanti dilihat saja implementasinya ke depan. Yang jelas dampaknya dilihat nanti setelah libur panjang. Artinya implementasinya disebut efektif, jika kasusnya meredam (berkurang) karena (warga) di rumah. Namun tidak efektif, jika libur panjang tetap keluar rumah. Itu kan dilihat besok, masyarakat itu implementasinya seperti apa, sudah dihimbau saat libur tetap di rumah, ya mudah-mudahan dijalankan," terang dia.
Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, Kwintarto Heru Prabowo mengungkapkan bahwa saat libur panjang Imlek tahun 2021 pihaknya tak menutup destinasi wisata yang ada di Bantul.
"Tidak ditutup, Insyaallah tetap buka (objek wisata)," terang Kwintarto melalui pesan singkat.
Baca Juga: 10 Hari Vaksinasi di Bantul Berjalan, Ini Jumlah Nakes yang Batal Divaksin
Meski obyek wisata tidak ditutup, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bantul tetap melakukan pengawasan selama akhir pekan nanti.
Berita Terkait
-
Pengumuman! Mulai Besok Bursa Saham RI Tutup Selama 11 Hari
-
11 Wisata Menarik di Australia yang Wajib Dijelajahi saat Libur Panjang
-
Perlukah Kebijakan Libur Panjang Selama Ramadan?
-
Sejarah Cap Go Meh, Tradisi 2000 Tahun dari Ritual Kuno Hingga Festival Lampion
-
Semarak Perayaan Pawai Cap Go Meh di Pecinan Glodok
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
4 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan Lancar Main Free Fire, Terbaik April 2025
-
9 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan Lancar Main Game, Terbaik April 2025
-
Seharga Yamaha XMAX, Punya Desain Jet: Intip Kecanggihan Motor Listrik Masa Depan Ini
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
Terkini
-
Harga Kebutuhan Pokok di Kota Yogyakarta Seusai Lebaran Terpantau Stabil
-
Tiga Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Parangtritis, Satu Masih Hilang
-
Cerita UMKM Asal Bantul Dapat Pesanan dari Amerika di Tengah Naiknya Tarif Impor Amerika
-
Diserbu 110 Ribu Penumpang Selama Libur Lebaran, Tiket 50 Perjalanan KA YIA Ludes
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo