SuaraJogja.id - Beredar video TikTok Menteri pendidikan dan kebudayaan, Nadiem Makarim yang mengganti seorang guru bahasa inggris mengajar secara online. Dalam kesempatan tersebut, Nadiem juga menyempatkan memuji guru bahasa inggris tersebut. Aksinya itu lantas membuat sang guru dan warganet lainnya ikut terharu.
Melalui unggahan di Instagram pribadinya @nadiemmakarim, mantan CEO Gojek ini menceritakan jika ia baru saja melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah Papua Barat. Dalam melaksanakan tugasnya sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem turut berkunjung ke beberapa sekolah dan bertemu para siswa.
Video TikTok yang mengunggah aksi Nadiem menjadi guru dibagikan ulang oleh akun Twitter @AREAJULID. Terlihat dalam video itu Nadiem masuk ke sebuah ruangan yang digunakan sang guru untuk melaksanakan pembelajaran secara online. Tanpa segan, Nadiem mengambil alih kursi guru tersebut dan muncul di layar diskusi online.
Ia menyapa para siswa yang tengah menyimak mata pelajaran bahasa Inggris. Dengan menggunakan bahasa asing, Nadiem memuji sang guru yang dinilai piawai menggunakan aksen bahasa tersebut. Keduanya sempat berbincang sejenak, salah satunya membahas latar belakang pendidikan guru tersebut.
Tidak berlama-lama, Nadiem kemudian berpesan kepada para siswa yang sekolah dari kediaman masing-masing bahwa mereka beruntung memiliki guru yang piawai berbicara dalam bahasa Inggris. Selain itu, ia juga berharap agar para murid tersebut selalu bersikap baik dan mendengarkan gurunya.
"Mas e @nadiemmakarim jadi guru dadakan waktu kunjungan di Papua. Gurunya sampe terharu dipuji sama Mas Menteri. Kok gue ikut terharu ya. Gimana menurutmu?," tulis akun @AREAJULID dalam cuitannya.
Sejak diunggah Jumat (12/2/2021), video Nadiem menggantikan guru bahasa Inggris di Papua tersebut sudah ditayangkan lebih dari 14 ribu kali. Selain itu, ada seratus lebih warganet yang membagikan ulang video itu. Tidak sedikit juga komentar yang ditinggalkan warganet. Beberapa menyampaikan harapan agar pendidikan di Indonesia semakin baik.
Lihat cara Nadiem jadi guru DISINI
"Semoga pendidikan di indonesia segera merata ya, ngga cuma anak anak di pusat kota aja yg pinter, krn mnurut gue kalo mau majuin sebuah negara emg pondasinya di pendidikan sih," tulis akun @chickenma************.
Baca Juga: Heboh Situs Porno Buku Sosiologi SMA, Nadiem Belum Respon
"Jujur seneng banget kemendikbudnya mas nadiem, gue suka nonton presentationnya. Kaya akhirnya pendidikan Indonesia bener-bener dipegang orang se out of the box ini. Gue suka banget sih sama program kampus merdeka," komentar akun @areum*****.
"Sabar ya, semua butuh proses gak ada yang instan terus juga 5 tahun bisa dibilang waktu yang sebentar. Belum lagi tahun pertama ada pandemi covid19. Beri waktu buat mas Nadiem Makarim berusaha memperbaiki walau sedikit permasalahan pendidikan kita," tanggapan akun @Dwi*****.
Sementara akun @Dusa********* mengatakan, "Terbaik emang mas menteri yang satu ini, sempet sempetnya jadi guru bahasa inggris dadakan dan memberi semangat pada anak-anak. Ini dia baru Mendikbud Indonesia @nadiemmakarim."
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Tanah Rp2 Miliar Dilelang Cuma Rp420 Juta, Warga Kulon Progo Gugat BUMN Lembaga Pinjaman
-
Ormas Terlibat Kekerasan, Muhammadiyah Desak Polisi Tak Tebang Pilih
-
17 Persen Penerima PKH di DIY Terindikasi Judol, Dinsos Tangguhkan Bansos
-
Soroti UU Konservasi dan RUU Masyarakat Adat, Forum PCS 2026 Digelar di UGM
-
Konservasi Indonesia Dinilai Masih Negara-Sentris, PCS 2026 Dorong Perubahan Paradigma