SuaraJogja.id - Satgas Penanganan Covid-19 Kota Jogja menyatakan belum ada RT yang masuk dalam kategori zona merah. Kendati begitu jika dilihat secara epidemiologi, maka terdapat 15 kalurahan yang masuk ke dalam zona merah.
Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Jogja Heroe Poerwadi menuturkan hingga saat ini hanya ada satu RT saja yang masuk ke dalam zona oranye. Secara keseluruhan, terdapat 2.500 RT di Kota Jogja dan sebanyak 2.310 RT masuk ke dalam zona hijau dan 224 RT zona kuning.
"Hanya satu RT yang saat ini masih masuk zona oranye berada di Kalurahan Sosromenduran. Untuk RT zona merah tidak ada," kata Heroe, kepada awak media, Senin (15/2/2021).
Heroe menjelaskan berdasarkan rumus epidemiologi melalui 14 kriteria yang telah ditetapkan terdapat ada 15 kalurahan dari 45 kalurahan di Kota Jogja yang masuk ke dalam zona merah. Jumlah tersebut naik dua kali lipat dibandingkan pada dua pekan sebelumnya yang hanya tercatat sebanyak lima kalurahan saja.
Baca Juga: Sedang Hamil Besar, Zaskia Sungkar Marah Ditinggal Shireen ke Jogja
Melihat kondisi tersebut, pihaknya mengimbau kepada setiap kalurahan yang secara epidemiologi masuk ke dalam kategori zona merah untuk lebih tegas dalam melakukan pengawasan. Terkhusus pengawasan kepada mobilitas warga yang ada melalui posko-posko yang telah dibentuk.
"Oleh karena itu makanya untuk bisa memberikan dampak yang bagus maka saya minya untuk mereka yang secara epidemiologi masuk dalam wilayah zona merah dan kasus banyak itu bisa melakukan perbaikan atau pengetatan terhadap mobilitas dan pengawasan. Terkhusus kepada mereka yang paparnya masih tinggi. Agar isolasi mandiri dibuat lebih nyaman bagi mereka yang isolasi mandiri juga dibatasi supaya wilayah yang masuk zona merah itu tidak berkembang lagi," ujarnya..
Terkait dengan posko Covid-19 yang berada di tingkat wilayah, kata Heroe sudah ada sebanyak 1.026 posko yang tersebar di kurang lebih 2.500 RT. Namun jumlah itu belum mencakup semua wilayah yang ada, masib terdapat beberapa wilayah yang belum melapor.
"Ini memang ada beberapa yang belum melaporan seperti Jetis belum, untuk Kraton masih 1, kalau lainnya sudah puluhan sampai ratusan tergantung luas wilayahnya," tuturnya.
Heroe menambahkan meskipun terdapat peningkatan zona merah berdasarkan hitungan epidemiologi di jumlah kalurahan yang ada. Namun kalau dilihat dari sebaran kasus Covid-19 di Kota Jogja justru mengalami penurunan.
Baca Juga: Di Tengah Pandemi Covid-19, Anak Muda Asal Jogja Ciptakan Wish Smartwatch
Jika mengacu pada laporan yang diterima dari Dinas Kesehatan Kota Jogja tercatat ada 274 kasus yang masih masih dirawat. Baik yang dirawat di rumah sakit, selter ataupun melakukan isolasi mandiri.
"Kalau melihat grafiknya menurun, turunnya pun sudah ada di tengah-tengah. Semoga semakin menurun terus dan kami bisa semakin menekan sebaran di wilayah," tandasnya.
Berita Terkait
-
10 Oleh-Oleh Khas Jogja yang Bisa untuk Kumpul Keluarga saat Lebaran
-
Pasar Saham Indonesia Terjun Hebat, Lebih Parah dari IHSG Era Pandemi COVID-19?
-
Daftar 'Buffer Zone' Lalin Arus Mudik 2025 di Banten Jika Terjadi Kepadatan 'Zona Merah'
-
Trump Sempat Telepon Presiden China Soal Asal-Usul COVID, Ini Kata Mantan Kepala CDC!
-
Survei: Milenial Rela Rogoh Kocek Lebih Dalam untuk Rumah Modern Minimalis
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
-
7 Rekomendasi HP 5G Murah Terupdate April 2025, Mulai Rp 2 Jutaan
Terkini
-
Mudik ke Jogja? BPBD Ingatkan Potensi Bencana Alam: Pantai Selatan Paling Rawan
-
Libur Lebaran di Gembira Loka, Target 10 Ribu Pengunjung Sehari, Ini Tips Amannya
-
Arus Lalin di Simpang Stadion Kridosono Tak Macet, APILL Portable Belum Difungsikan Optimal
-
Kunjungan Wisatawan saat Libur Lebaran di Gunungkidul Menurun, Dispar Ungkap Sebabnya
-
H+2 Lebaran, Pergerakan Manusia ke Yogyakarta Masih Tinggi