SuaraJogja.id - Kasus aktif Covid-19 tak semuanya berdampak buruk bagi masyarakat. Sebagian orang memanfaatkan situasi pandemi untuk memberikan manfaat lain kepada masyarakat.
Seperti yang dilakukan dua anak muda asal Yogyakarta ini, Alwi Herfian Satriatama dan Vistian Ikhsan Wibowo. Keduanya, memanfaatkan keadaan pandemi dengan menciptakan jam tangan pintar atau smartwatch yang memiliki fitur kesehatan.
Widya Smartwatch (Wish Smartwatch) merupakan jam tangan pintar berbasis kesehatan yang diluncurkan oleh PT. Widya Immersive Technology. Gadget yang dibuat oleh kreatifitas tangan anak muda asal Jogja ini mulai dijual di hari kasih sayang yang bertepatan dengan tanggal 14 Februari.
Co Founder Widya Indonesia, Alwy Herfian Satriatama menjelaskan, Wish Smartwatch memiliki banyak fitur soal kesehatan. Di mana saat ini masyarakat butuh mengetahui kondisi kesehatannya.
"Smartwatch kami memiliki pendeteksi suhu tubuh dengan akurasi yang cukup tinggi. Karena di tengah Covid-19 ini suhu tubuh menjadi indikator yang perlu diperhatikan oleh masyarakat," terang Alwy saat peluncuran Wish Smartwatch di Grand Sarila Hotel, Kabupaten Sleman, Minggu (14/2/2021).
Ia menjelaskan, butuh 6-8 bulan pihaknya membuat alogaritma yang bisa membaca dan berakurasi tinggi untuk mendeteksi suhu tubuh.
Tak hanya mendeteksi suhu tubuh, Wish Smartwatch juga bisa membaca tekanan detak jantung, tekanan oksigen dalam darah, kadar kolesterol dan juga gula darah.
"Tingkat stress jumlah kalori terbakar juga bisa dideteksi oleh Wish Smartwatch. Fitur-fitur kesehatan inilah yang saat ini dibutuhkan pengguna gadget. Tak dipungkiri pada situasi pandemi masyarakat sangat aware dengan kondisi tubuhnya, maka dari itu kami luncurkan smartwatch dengan fitur kesehatan ini," jelas Alwy.
Sementara Chief Technology Officer Widya Indonesia, Vistian Ikhsan Wibowo menambahkan, Wish Smartwatch juga bisa mendeteksi diri apakah ada kemungkinan penggunaannya terindikasi virus Covid-19 dari indikator suhu tubuh.
Baca Juga: PTKM Mikro Diberlakukan, Penumpang KA di Jogja Turun Selama Imlek
"Nah smartwatch ini juga terintegrasi dengan aplikasi yang ada di aplikasi khusus yang ada di smartphone. Bisa juga mendeteksi apakah ada potensi terpapar Covid-19 melalui suhu tubuh. Jika memang suhu tubuh diatas 37,5 derajat celcius," ujar dia.
Tak hanya mendeteksi suhu tubuh tinggi penggunanya, Wish Smartwatch juga bisa mendeteksi suhu tubuh orang lain yang sama-sama menggunakan jam pintar yang sama.
"Fitur ini bisa mendeteksi keadaan tubuh orang lain dengan maksimal jarak 30 meter. Tentunya yang menggunakan wish smartwatch yang sama," kata Vistian.
Wish Smartwatch juga dibenamkan fitur Telemedicine dan juga Telekonsultasi, dimana pengguna yang merasa sakit bisa berkonsultasi dengan dokter melalui char pribadi dan video call.
"Karena bisa terintegrasi dengan smartphone, pengguna tak perlu bingung ketika ingin berkonsultasi dengan dokter. Cukup masuk ke fitur chat yang ada di aplikasi, mereka bisa mendapatkan jawaban yang diinginkan," ungkap dia.
Wish Smartphone sendiri dibanderol seharga Rp 3.250.000. Namun pada peluncuran perdana Wish Smartphone sendiri PT Widya Immersive Technology membanderol seharga Rp14 ribu, yang bisa dibeli di toko online mulai pukul 20.00 wib nanti.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 7 Sepatu Nike Tanpa Tali yang Praktis dan Super Nyaman untuk Lansia
Pilihan
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
-
Hashim dan Anak Aguan Mau Caplok Saham UDNG, Bosnya Bilang Begini
-
Harga Kripto Naik Turun, COIN Pilih Parkir Dana IPO Rp220 Miliar di Deposito dan Giro
Terkini
-
Cantik di Luar, Sunyi di Dalam: Tangisan Haru Pedagang Pasar Sentul Mengeluh Sepi Pembeli
-
Target PAD Pariwisata Bantul 2026: Realistis di Tengah Gempuran Gunungkidul dan Protes Retribusi
-
Kunci Jawaban Sejarah Kelas 11 Halaman 128-130 Kurikulum Merdeka: Jepang Menyerang Indonesia
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 86 Kurikulum Merdeka: Memahami Teks Negosiasi
-
DIY Setop Kirim Sampah ke Piyungan, Yogyakarta Genjot Pengelolaan Organik Mandiri