SuaraJogja.id - Vaksinasi COVID-19 tahap kedua di DIY akan dimulai awal Maret 2021 mendatang, termasuk bagi lansia. Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X mengaku ikut mendaftar. Namun pihaknya masih menunggu aplikasi dari kemenkes.
"Ya saya ikut kalau ada lansia, ya kita belum tahu persis [aturannya]," paparnya, Senin (22/2/2021).
Keikutsertaan Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam program vaksinasi tersebut diharapkan menjadi contoh bagi masyarakat lain untuk mengikuti kebijakan tersebut. Sebab vaksinasi tersebut akan meningkatkan imunitas masyarakat di masa pandemi ini.
Program vaksinasi tersebut tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan diri sendiri namun juga orang lain. Penularan virus ke orang lain pun semakin diminalisir karena meningkatnya imunitas masing-masing orang.
“[Karena itu ] yang muda-muda janganlah menolak [divaksin], karena yang lansia daftar. Kalau lansia ada persyaratannya,” paparnya.
Sementara Sekda DIY, Baskara Aji mengungkapkan pemda meneruskan kebijakan PTKM Mikro yang selama dua minggu terakhir diterapkan. Hal itu dilakukan dalam rangka menekan jumlah kasus positif baru COVID-19 di DIY.
“Hari ini diperpanjang sama dengan keputusan pusat, tidak ada aturan yang berbeda dari sebelumnya. Kita sama dengan yang kemarin, modifikasi kaitannya dengan posko RT/RW, jadi kita ikut pusat," ungkapnya.
Aji menambahkan, selama dua kali PTKM Mikro, kasus positif semakin menurun dengan rata-rata 200 kasus positif per hari. Jumlah ini turun dibandingkan sebelum PTKM.
Angka jumlah pasien sembuh pun juga semakin tinggi. Pemanfaatan bed atau tempat tidur di rumah sakit rujukan juga 51,65 persen dari total 470 bed.
Baca Juga: Curhat ke Jokowi, Sri Sultan Hamengku Buwono X Siap Divaksin COVID-19
"Dar laporan satpol pp, pelanggran protokol kesehatan pun juga semakin menurun," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
-
Ada Nakes Pingsan dan Kejang, Kemenkes: Bukan karena Vaksin Covid-19
-
Link Pendaftaran Vaksinasi Covid-19 untuk Lansia di 34 Kota, Cek Kota Anda
-
Pemerintah Belum Bisa Vaksinasi Covid-19 Lansia Secara Door to Door
-
Menteri Bappenas dan 2.566 Pegawainya Suntik Vaksin Covid-19
-
Pekan Ini, Pedagang Pasar Klewer Solo akan Divaksin Covid-19
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Isu Keamanan Jelang HUT RI Bikin Khawatir, Sri Sultan Singgung Soal Pagar Tinggi di Mal
-
BRI Optimalkan Likuiditas dari Dana SAL untuk Perluas Kredit Berkualitas bagi UMKM
-
Berangkat Kerja Malah Jadi Korban Begal, Pria di Sleman Ditodong Sajam dan Motor Digasak
-
Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun
-
Murah, Mudah Didapat, Sulit Ditinggalkan, Kisah Kelam Mantan Pengguna Obat Keras di Jogja