SuaraJogja.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul menggelar swab PCR massal ke Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada di Pemkab Bantul untuk mempercepat tracing, test, dan treatment (3T). Tes ini dilakukan setelah sembilan ASN dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkonfirmasi positif Covid-19.
Tes swab PCR massal menyasar ke seluruh ASN yang ada di Pemkab Bantul. Kegiatan tersebut digelar di halaman kantor Dinkes Bantul, Rabu (24/2/2021). Dinkes juga bekerja sama dengan Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) DIY untuk memanfaatkan mobil Laboratorium Bergerak Surveilans.
Kepala Dinkes Bantul Agus Budi Raharjo menuturkan, tes swab PCR itu dilakukan mengingat ada sejumlah ASN di Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Bantul yang terkonfirmasi Covid-19.
"Swab massal dilakukan karena ada klaster besar saya sebut saja BKAD, sehingga BKAD total populasi kita swab. Hasil tracing terjadi besar dan sporadis di beberapa bidang. Kemudian lingkungan BKAD yang kontak erat diminta swab," terang Agus, ditemui di kantor Dinkes Bantul, Rabu.
Baca Juga: Tanggapan Satgas Soal Swab di LN Negatif, Tapi di Indonesia Jadi Positif
Ia menjelaskan, tes swab massal ini juga dilakukan untuk mengetahui sebaran penularan, tidak hanya di BKAD, tetapi seluruh lingkungan ASN. Terdapat 170 orang yang sudah mendaftar, dan jumlahnya masih bertambah.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Bantul Sri Wahyu Joko Santoso menerangkan, hingga Selasa (23/2/2021) ada sembilan ASN BKAD yang positif Covid-19.
"Ada sekitar sembilan orang [positif Covid-19]. Hari ini kami lakukan tracing dan swab-nya ke orang yang berkontak erat, termasuk ASN lainnya. Kemungkinan malam nanti hasil keluar," ujar pria yang akrab disapa Oki itu.
Ia menuturkan bahwa proses tes swab PCR ke sejumlah ASN dilakukan hanya hari ini menggunakan Mobil Laboratorium Bergerak Surveilans.
"Hari ini kami selesaikan, targetnya 300 ada yang OTG ada yang suspek," terang Oki.
Baca Juga: Persiapkan Vaksinasi Tahap 2, Bantul Ajukan 28.912 Penerima Vaksin
Terpisah, Kepala BBTKLPP DIY Irene menyebutkan bahwa mobil tersebut baru kali pertama dioperasikan. Bantul menjadi tempat pertama untuk mengoperasikan Mobil Laboratorium Bergerak Surveilans.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
Terkini
-
Cerita UMKM Asal Bantul Dapat Pesanan dari Amerika di Tengah Naiknya Tarif Impor Amerika
-
Diserbu 110 Ribu Penumpang Selama Libur Lebaran, Tiket 50 Perjalanan KA YIA Ludes
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo
-
Jalur Selatan Alami Lonjakan, Polres Kulon Progo Lakukan Buka Tutup Jalur Utama
-
Okupansi Hotel Anjlok 20 Persen di Momen Lebaran, Permintaan Relaksasi PHRI Tak Digubris Pemerintah