eorang warga menunjukkan lokasi penemuan bebatuan diduga pondasi situs di sekitar perbukitan Desa Wisata Pereng, Kalurahan Sumberharjo, Kapanewon Prambanan, Kabupaten Sleman, Rabu (24/2/2020). [Hiskia Andika Weadcaksana / Suarajogja.id]
Widiyanto menambahkan sembari menunggu penelitian lebih lanjut dari pihak BPCB, warga diminta untuk sudah mulai mempersiapkan segala sesuatu terkait akan dilanjutkan seperti apa temuan itu. Terlepas dari apa pun hasilnya nanti, ia meyakini temuan ini dapat dimanfaatkan untuk kemajuan warga sekitar.
“Yang jelas ini merupakan aset, sesuatu yang bisa dijual. Apalagi nanti bila memang benar dinyatakan sebagai situs bersejarah, ini merupakan temuan baru sebagai pelengkap situs-situs bersejarah yang hanya ada di wilayah utara Prambanan saja dan di wilayah selatan memang belum pernah ada,” tandasnya.
Berita Terkait
-
Longsor di Gresik, Situs Bersejarah Makam Paman Sunan Giri Rusak Berat
-
Ada Temuan Situs Bersejarah, Polres Blitar Kota Pasang Garis Polisi
-
Merinding, Ini 4 Situs Bersejarah di Dunia yang Dikabarkan Berhantu
-
Polisi Syariah Saudi Selidiki Perempuan Seksi di Situs Bersejarah
-
Lagi, ISIS Hancurkan Situs Bersejarah di Suriah
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Garin Nugroho Singgung Peran Pemerintah: Film Laris, Ekosistemnya Timpang
-
Soal Rehabilitasi Lahan Pascabencana di Sumatra, Kemenhut Butuh Waktu Lebih dari 5 Tahun
-
Rotasi Sejumlah Pejabat Utama di Polda DIY, Ini Daftarnya
-
Sampah Organik Milik Warga Kota Jogja Kini Diambil Petugas DLH, Simak Jadwalnya
-
DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai