SuaraJogja.id - Sosok Kiai Haji Abdurrahman Wahid atau yang kerap disapa Gus Dur tak hanya dikenal sebagai cendekiawan muslim yang cerdas tapi juga jago dalam mengocol perut.
Seperti diketahui, kepiawaian Gus Dur dalam melemparkan lelucon sudah dikenal jauh sebelum ia masuk ke dalam Istana.
Nah, dalam beberapa kesempatan bahkan di kegiatan formal Kepresidenan tak jarang Gus Dur melempar lelucon ke khalayak untuk mencairkan suasana hingga sebagai renungan.
Salah satunya seperti momen ketika Gus Dur sebagai Presiden menghadiri Sidang DPR/MPR beberapa waktu silam.
Dalam video yang diunggah akun @na-dirs, suasana gedung DPR yang dahulu tersohor angker di masa Orde Baru, berubah riuh penuh gelak tawa kala Gus Dur naik podium.
Di potongan video itu, Gus Dur mengulas soal budaya politik orang Jawa dan Sunda. Ia menyebut kebiasaan orang Jawa dan Sunda mengucap monggo atau mangga itu artinya satu dilepas empat dipegang.
"hati-hati dengan budaya politik orang Jawa dan Sunda, kalo mereka sudah mengatakan silakan, monggo atau mangga itu artinya satu dilepas empat dipegang," ucapnya disambut tawa riuh para anggota dewan yang hadir.
Tak sampai di situ, Gus Dur juga membuat lelucon soal orang Medan yang diminta untuk nyebut.
Nyebut bang nyebut maksudnya itu La illaha Ilallah gitu tapi ya dasar ia tidak beragama Islam dan dasar ia mengandung arti tersebut dengan profesional jadi waktu meninggal ia bilang garugol," kata Gus Dur lagi-lagi disambut tawa riuh dari para anggota dewan.
Baca Juga: Rachland PD Bilang Makam Gus Dur Dibangun Negara, Alissa Wahid Meradang
Pada kicauan selanjutnya, akun @na_dirs memberikan keterangan jika guyonan terakhir Gus Dur di acara tersebut yang membuat banyak anggota dewan tertawa lepas itu karena menyebut Garugol.
"Kalimat terakhir itu Garugol, maksudnya Gorogol dengan aksen Batak. Kondektur yang jatuh dan menjelang wafat dibisikin untuk nyebut bang, Malah bilang grogol karena trayek busnya ke arah sana," terangnya.
Warganet pun tak sedikit yang terpukau dengan lelucon yang dilempar Gus Dur tersebut.
"Selalu suka sama Presiden RI yang satu ini," kata Reza***
"Kangen guyonan plus sindirian Gus Dur," ucap Moe****
"Presiden keren," ucap Grace****
"Beliau yang menghadirkan kebahagiaan di sekelilingnya," tulis Ellyn****
Berita Terkait
-
Barikade Gus Dur ke Said Aqil: PBNU Lebih Besar dari Sekedar Jabatan Komut
-
Cerita Yusril Mendebat Gus Dur di Sidang Kabinet, Sampai Dikejar 3 Jenderal
-
Bercerita Saat Gus Dur Dipecat, Cak Nun: Saya yang Bawa Dia Keluar Istana
-
Museum SBY Dibandingkan dengan Makam Gus Dur, Gus Miftah: Tak Sepadan
-
Tersinggung Rachland Nashidik, Barikade Gus Dur Serbu DPC Demokrat Malang
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
BRI Raup Laba Rp57,132 Triliun, Perkuat Peran Dukung Program Prioritas Pemerintah
-
DIY Darurat Kekerasan Seksual di Sekolah: DPRD Usul Perda Komprehensif, Lindungi Siswa dan Guru!
-
Jadwal Lengkap Waktu Buka Puasa atau Azan Magrib di Jogja Hari Ini 26 Februari 2026
-
Gitar dan Pikiran Kritis: Mengenang John Tobing, Sahabat Karib yang Menjadi 'Suara' Demonstran
-
Jelang Hari Raya, Pengawasan Pangan dan Parsel Lebaran di Kota Jogja Diperketat