SuaraJogja.id - Puluhan warga RT 4 di Pedukuhan Kaliurang Timur, Kalurahan Hargobinangun, Kapanewon Pakem, Kabupaten Sleman terkonfirmasi positif Covid-19. Tercatat ada 22 warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 dengan 7 warga sudah dinyatakan sembuh dan 15 warga sisanya masih melakukan isolasi.
Lurah Hargobinangun Amin Sarjito menuturkan bahwa penyebaran itu berawal dari kasus pertama yang diketahui pada 20 Februari 2021 lalu. Setelah dilakukan tracing, terdapat sebanyak 22 orang, hingga 5 Maret 2021, yang juga terkonfirmasi positif Covid-19.
"Kasus pertama di Kaliurang Timur RT 4 itu tanggal 20 Februari 2021. Sekarang sudah sembuh 7 dan 15 sisanya masih isolasi," kata Amin, kepada awak media, Sabtu (6/3/2021).
Amin mengatakan, warga yang melakukan isolasi itu berada di beberapa tempat. Sebanyak 5 orang berada di asrama haji, 2 ada di RSUD Prambanan dan sisanya berada di rumah untuk isolasi mandiri.
Baca Juga: Bertambah 41 Kasus, Total Positif Covid-19 di Lampung 12.859 Orang
Ditegaskan Amin bahwa warga yang sedang menjalani isolasi mandiri di rumah diberikan bantuan berupa jaminan hidup (jadup). Bantuan tersebut disalurkan dari Kalurahan dalam bentuk sembako.
"Jadi diberikan satu paket jadup. Kalai untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari ya bergotong-royong dari warga masyarakat di beberapa RT di satu pedukuhan itu. Nanti digilir diberi jadwal dan akan dikoordinasikan oleh Pak Dukuh," terangnya.
Terkait zonasi, kata Amin, RT 4 di padukuhan Kaliurang Timur tersebut masih masuk ke dalam kategori zona oranye. Pasalnya warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebar di 10 rumah yang ada.
Hal tersebut sesuai dengan aturan zonasi yang tertuang dslam Pemberlakuan Pengetatan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro. Disebutkan bahwa zona oranye akan diberlakukan ketika satu lingkup RT ada pasien terkonfirmasi positif Covid-19 mulai dari 6-10 rumah.
"Belum zona merah, masih oranye. Itukan tidak sekaligus. Ada yang sembuh terus hasil tracing ada yang muncul lagi jadi tidak sekaligus," ujarnya.
Baca Juga: Puluhan Warga Puspahiang Terpapar Covid-19 Usia Pulang Senam Aerobik
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Joko Hastaryo menjelaskan bahwa terkait dengan penanganan untuk masing-masing zonasi tersebut bakal menyesuaikan dengan Intruksi Mendagri nomor 3/2021, Intruksi Gubernur DIY nomor 5/2021 dan Intruksi Bupati Sleman nomor Pengetatan secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PTKM) berbasis Mikro guna menekan laju penularan Covid-19.
Berita Terkait
-
Gara-Gara Kabar Perceraian Sherina Munaf dan Baskara Mehendra, Istilah Lavender Marriage Trending
-
Atalia Praratya Positif COVID-19, Ridwan Kamil Lolos dari Penularan?
-
Sempat Antar Suami Daftar Pilgub Jakarta Lalu Batuk Pilek, Atalia Positif Covid-19, Ridwan Kamil Minta Doa
-
DAK Kemenparekraf Rp 2,5 M untuk Plaza Pengunjung Gardu Pandang Kaliurang
-
Bikin Pangling saat Pakai Kebaya, Amel Carla Dibilang Mirip Krisdayanti sampai Angela Gilsha
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
4 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan Lancar Main Free Fire, Terbaik April 2025
-
9 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan Lancar Main Game, Terbaik April 2025
-
Seharga Yamaha XMAX, Punya Desain Jet: Intip Kecanggihan Motor Listrik Masa Depan Ini
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
Terkini
-
Harga Kebutuhan Pokok di Kota Yogyakarta Seusai Lebaran Terpantau Stabil
-
Tiga Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Parangtritis, Satu Masih Hilang
-
Cerita UMKM Asal Bantul Dapat Pesanan dari Amerika di Tengah Naiknya Tarif Impor Amerika
-
Diserbu 110 Ribu Penumpang Selama Libur Lebaran, Tiket 50 Perjalanan KA YIA Ludes
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo