"Kami tak ingin maladministrasi, kalau sudah sah baru kecetak. Kalau nikah [hari] Minggu ya tidak bisa dicetak Jumat," kata dia.
Ide program kado bagi pengantin baru di Berbah ini, muncul dari pengalaman kala Wildan bekerjasama dengan jasa penyedia konsumsi, saat berada dalam sebuah acara ormas.
Kala itu, ia meminta foto salinan KTP milik penyedia jasa namun dijawab tidak membawa. Ditambah lagi, si penyedia jasa menjelaslan bahwa dirinya sudah menikah namun belum mengubah status perkawinannya.
Demi menyukseskan program ini, pihak kapanewon pernah menonaktifkan seluruh komputer yang biasanya digunakan untuk pelayanan kependudukan.
"Komputer kami sampai kami free-kan untuk tidak kami gunakan proses lain. Sistem kami, kami prioritaskan untuk si manten [pengantin] itu. Keberuntungan kami pula saat itu, jaringan lancar, verifikasi di sistem Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Sleman juga cepat hijau [diterima dan terverifikasi]," ungkapnya.
Layanan tanpa biaya alias gratis ini, kali pertama diterapkan pada pasangan beruntung asal Kalurahan Kalitirto, yaitu Andriyan Nurhidayat & Andini Agustin Yunianti.
"Layanan ini akan terus kami terapkan ke depannya. Rencana mau kami beri kado buku juga, bertema memulai biduk rumah tangga. Tapi itu masih perlu dipikirkan kembali," tandas Wildan.
Kontributor : Uli Febriarni
Baca Juga: Minggu Ini, Pelatih dan Pemain Asing PSS Sleman Dipastikan Tiba
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Segera Diadili Pengadilan, 13 Tersangka Kasus Little Aresha Dipindah ke Lapas Perempuan Gunungkidul
-
Chapter Jogja 2026 Perkuat Sirkulasi Ekosistem Seni Rupa Kontemporer Yogyakarta
-
Hakim Sebut Tak Terbukti Berperan Aktif, Raudi Akmal Kini Jadi Tersangka Dana Hibah pariwisata
-
Data Pusat Tak Akurat, DPRD Jogja Desak Aturan Lokal agar Bantuan Pendidikan Tepat Sasaran
-
MJM 2026: Bank Mandiri Hadirkan Mandiri Bakti Kesehatan, Dukung UMKM dan Warisan Budaya Yogyakarta