SuaraJogja.id - Pasangan suami-istri (pasutri) asal Grobogan, Jawa Tengah berinisial BW dan SY, jadi buah bibir lantaran kaya mendadak. Keduanya mampu membeli dua mobil baru dan juga beberapa sepeda motor dalam waktu singkat.
Belakangan diketahui uang yang digunakan untuk membeli berbagai kendaraan tersebut hasil mengelabui warga Gunungkidul. Pasangan tersebut telah mengelabui 3 warga Gunungkidul dengan iming-iming bisa menggandakan uang.
Dari 3 korban yang seluruhnya warga Gunungkidul ini, pasangan suami istri ini berhasil meraup uang ratusan juta rupiah.
Kasat Reskrim Polres Gunungkidul AKP Riyan Permana Putra menjelaskan pasutri tersebut mengaku kepada para korbannya mampu menggandakan uang. Peristiwanya terjadi antara Oktober dan November 2020 silam. Salah satu korban mengaku sedang krisis finansial, lalu ditawari pelaku penggandaan uang tersebut.
Baca Juga: Pamit ke Sawah, Pria Gunungkidul Ditemukan Tewas Bunuh Diri
"Saat itu, pasutri ini memperagakan kemampuan mereka," tuturnya, Rabu (17/3/2021) di Mapolres Gunungkidul.
Di hadapan calon korbannya, pasutri ini mulanya mendemonstrasikan aksinya dengan meminta mahar Rp300 ribu. Lewat sebuah ritual menggunakan jimat Batu Mustika Kepala Ular, pasangan ini ternyata mampu menyulap uang tersebut menjadi Rp 17,3 juta. Aksi mereka tersebut membuat korban tertarik untuk menggandakan uang dengan jumlah lebih besar.
Adapun 3 korban itu bernama Suparno dan Agus Riyanto warga asal Kapanewon Karangmojo, serta Rudy Setyawan warga Tanjungsari, Gunungkidul, Rudy adalah teman BW. Dari Rudy itulah lantas tersangka BW berkenalan dengan korban yang lain.
Pelaku menawarkan dirinya bisa menggandakan uang hingga Rp 17,3 miliar. Namun korban diminta untuk menyerahkan dulu uang dalam jumlah besar, yang diberikan secara bertahap. Ketiga korban lantas patungan dalam menyediakan uang untuk digandakan.
"Jika ditotal uang yang diserahkan oleh para korban ke pelaku mencapai Rp 622,5 juta. Itu diserahkan secara bertahap," ungkap Riyan.
Baca Juga: Klaster Covid-19 Muncul di Gunungkidul, Semuanya Buruh Pabrik Wig di Bantul
Kepada para korban, pelaku meminta waktu untuk melakukan ritual. Namun hingga batas waktu yang ditentukan, uang yang dijanjikan tak juga datang dan pelaku menghilang. Bahkan nomor telepon yang biasa digunakan oleh pelaku sama sekali tidak bisa dihubungi.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Benarkah Ada Kanal Pengaduan Penipuan Online via WhatsApp?
-
Perusahaan Travel Dipolisikan Kasus Penipuan Modus Kode Booking Palsu, Korban Rugi Miliaran Rupiah
-
Apa Itu Card Trapping dan Cara Nasabah BRI Terhindar dari Kejahatan 'Ganjal ATM'
-
Nggak Perlu Takut! Ini 6 Tips Hindari Penipuan Online saat Mudik Lebaran
-
IASC Blokir Rp 129,1 Miliar Terkait Penipuan Sektor Keuangan, Terima 67 Ribu Aduan
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Harga Kebutuhan Pokok di Kota Yogyakarta Seusai Lebaran Terpantau Stabil
-
Tiga Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Parangtritis, Satu Masih Hilang
-
Cerita UMKM Asal Bantul Dapat Pesanan dari Amerika di Tengah Naiknya Tarif Impor Amerika
-
Diserbu 110 Ribu Penumpang Selama Libur Lebaran, Tiket 50 Perjalanan KA YIA Ludes
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo