Kadisdikpora DIY Didik Wardaya - (Kontributor SuaraJogja.id/Putu)
"Mungkin malah [tatap muka] SMA lebih dulu yang itu jelas orang lokal," kata Sultan di Kompleks Kepatihan.
Bukan tanpa alasan, menurut Sultan, banyak mahasiswa di DIY yang berasal dari luar daerah. Hal itu membuat pembelajaran tatap muka menjadi cukup riskan untuk dilakukan terlebih saat pandemi Covid-19 saat ini.
Sultan menilai jika perkuliahan yang akan dilaksanakan tatap muka tersebut malah akan berpotensi menambah kembali sebaran kasus Covid-19 di DIY. Kendati demikian, Sultan tetap memastikan akan mengikuti arahan dari Pemerintah Pusat dengan tetap memperhatikan keselamatan bersama.
"Nanti secara bertahap itu bisa kita atur, tapi kita tetap harus ikut dari bagian itu [PPKM]," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Alih-Alih Kampus, DIY Pilih Buka KBM Luring Terbatas Pascaperpanjangan PPKM
-
Satgas COVID-19 Cianjur Pertimbangkan Belajar Tatap Muka Mulai Juli
-
Jokowi: Vaksinasi Guru Rampung, Lanjut Uji Coba Sekolah Tatap Muka
-
Klaim Persiapan 100 Persen, Belajar Tatap Muka Pandeglang Start Juli
-
Timnas Wanita Menang 15-0 di Laga Uji Coba, Ketum PSSI Semringah
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana
-
20 Tahun Gempa Jogja Mulai Terlupakan, Ancaman Megathrust Masih di Depan Mata
-
Berkas Kasus Daycare Little Aresha Rampung Pekan Depan, Rekonstruksi Tertutup Menyusul
-
Efisiensi Anggaran Paksa Seniman Bertahan Mandiri, Pemda DIY Prioritaskan Agenda Pusat