SuaraJogja.id - Beredar tangkapan layar berisi curahan hati seorang ibu tunggal dalam menghadapi anaknya. Putrinya diizinkan untuk memegang ponsel guna mengikuti sekolah online. Namun tidak disangka, anak berusia 13 tahun tersebut justru mengenal konten dewasa dan cenderung ketagihan.
Tangkapan layar dari grup Facebook Ruang Psikologi tersebut dibagikan oleh akun Twitter @AREAJULID. Banyak warganet yang merasa miris melihat kondisi anak remaja itu.
Sang ibu sendiri sampai dibuat putus asa menghadapi tingkah putrinya yang dinilai sudah di luar batas kewajaran.
Pemilik curhatan tersebut adalah orang terdekat sang ibu. Diceritakan, anak perempuan itu sudah diberi nasihat secara baik-baik sampai dengan kasar agar tidak mengulangi tindakannya yang sudah mengenal berbalas pesan dengan konten dewasa.
Terakhir, sang ibu memergoki anaknya melakukan panggilan video tanpa menggunakan pakaian. Namun, remaja tersebut membawa pisau ke arah ibunya meminta ponsel tersebut untuk dikembalikan.
Bahkan, ia langsung menghubungi teman lelakinya di depan sang ibu.
Kondisi ibu remaja ini adalah orang tua tunggal yang disibukkan bekerja sembari mengurus anaknya. Putrinya diizinkan untuk memegang ponsel lantaran digunakan untuk mengikuti sekolah daring.
Membagikan di grup Ruang Psikologi, orang dekat ibu ini meminta solusi dan bantuan dari warganet.
"Gimana menurutmu? Tolong banget awasin kerabat kalian yang masih di bawah umur udah megang hp sendiri," tulis akun @AREAJULID dalam cuitannya.
Baca Juga: Sempat Buron, Remaja Asal Bantul yang Lukai Orang Tak Dikenal Ditangkap
Sejak diunggah pada Minggu (21/3/2021), tangkapan layar seorang ibu yang bingung menghadapi anak remajanya tersebut sudah disukai lebih dari 5.000 pengguna Twitter.
Selain itu, ada 500 lebih warganet yang membagikan ulang. Tidak sedikit juga yang memberikan tanggapan di kolom komentar.
"Plis kalau masih underage harus bener-bener dikontrol pemakaian gadgetnya ini aku kontrol gadget adik aku pake family link. Dan ngebantu banget buat disiplin pemakaiannya dengan perjanjian di awal. Itu yang aku tandain di ML aku batesin pemakaian per hari nya," tulis akun @unnie_****.
"Tapi anak-anak jaman sekarang emang beda banget udahan. Dikasih internet dikit aja tuh bisa-bisa udah browsing macem-macem. Aku pernah cek history ponakan umur 10 tahun eh ketemu dia cari keyword "wik wik" astaghfirullah dia tau kaya gitu karena dia suka anime dan dia suka nonton video game-game kayak sakura simulator," komentar akun @mola***.
"Pake fitur pengawasan orang tua aja, hape adikku kayak gitu jadi ga bisa buka yang aneh-aneh bahkan download youtube gak bisa, harus youtube kid baru bisa, ada jam malemnya juga. Hp adikku diatur jam 11 malem kekunci jadi kalo mau pake lewat dari jam itu harus masukin kode yang ada di hp kakak," tanggapan akun @im*********.
Sementara akun @j_klop*** mengatakan, "Ketika dalam rentang usia seperti si anak (masa puber), mereka cenderung untuk mencari jati diri, mempunyai rasa ingin tahu yang tinggi dan mencoba hal-hal baru. Tantangan bagi org tua untuk selalu mengawasi, apalagi di jaman serba internet seperti sekarang ini."
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Jadwal Lengkap Agenda Wisata Jogja Februari 2026: Dari Tradisi hingga Romansa!
-
BRI Dorong Lingkungan Bersih lewat Program CSR Bersih-Bersih Pantai di Bali
-
Babak Baru Rampasan Geger Sepehi 1812: Trah Sultan HB II Tegas Ambil Langkah Hukum Internasional
-
Misteri Terkuak! Kerangka Manusia di Rumah Kosong Gamping Sleman Ternyata Mantan Suami Pemilik Rumah
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan