SuaraJogja.id - Almarhum Kanjeng Gusti Pangeran Haryo Hadiwinoto yang meninggal dunia, Rabu (31/03/2021) pukul 08.13 WIB di RSUP Dr Sardjito rencananya akan dikebumikan di pemakaman keluarga Pasareyan Hastorenggo, Kotagede pada Kamis (01/04/2021) pukul 10.00 WIB.
Keluarga Keraton melarang gamelan dibunyikan selama tiga hari kedepan dalam suasana dukacita atas wafatnya Penghageng KPH Parasraya Budaya ini. Sebelumnya pada 8 Desember 2020 lalu, gamelan keraton juga dilarang dibunyikan selama tiga hari saat istri dari Gusti Bendara Pangeran Haryo (GBPH) Prabukusumo yang merupakan adik Sri Sultan HB X, yakni BRAy Prakusumo meninggal dunia setelah terpapar COVID-19.
Gusti Prabukusumo mengungkapkan dirinya sempat menahan tangis saat menjenguk almarhum di Sardjito pada Selasa (20/03/2021) malam. Walaupun bersedih, dia iklhas akan kepergian kakak beda ibu tersebut.
"Kita terima, sudah takdir. Rejeki, jodoh dan mati di tangan allah swt," jelasnya.
Gusti Prabu mengaku mengalami kesedihan yang sama saat melihat kakaknya tersebut dirawat di rumah sakit laiknya sang istri yang pernah dirawat di Sardjito sebelum meninggal dunia. Alat bantu pernafasan yang dipasang di tubuh Gusti Hadi membuatnya terngiang akan istrinya. Apalagi dia tidak bisa berbuat apa-apa pada orang-orang tercintanya tersebut.
"Saya hanya diam dan berdoa saja," ujarnya.
Sementara Wakil Penghageng Tepas Tanda Yekti Keraton Yogyakarta, KRT Yudhahadiningrat mengungkapkan saat ini almarhum disemayamkan di rumah duka, Jalan Kenari, Gang Tanjung VII UH/322, Kompleks Balai kota.
"Saat ini disemayamkan di ndalem timoho, dekat kantor walikota," ujarnya.
Menurut Romo Nur sapaan Yudhahadiningrat, Gusti Hadiwinoto merupakan adik kandung dari Sri Sultan HB X. Almarhum merupakan putera ketiga Sri Sultan HB IX dari istri KRA Widianingrum.
Baca Juga: Sempat Takut, 5 Putri Keraton Yogyakarta Ikut Vaksinasi Covid-19
"Njih, almarhum adik kandung satu bapak dan satu ibu dari sri sultan [hb x]," jelasnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Diduga Salah Sasaran, Pelajar Tewas Kena Lemparan Batu di Seyegan Sleman
-
Harga Plastik Melambung, Pameran Jogja Food & Beverage Expo 2026 Jadi Momentum UMKM Cari Alternatif
-
Tak Pandang Bulu, Bos Rokok HS Terima Karyawan Difabel Besar-besaran
-
Tingkatkan Kesehatan Masyarakat, BRI Hadirkan Pemeriksaan Gratis dan Edukasi Gaya Hidup Sehat
-
Pilih Jadi WNI, Musisi Frau dan 3 Anak Berkewarganegaraan Ganda Lainnya Ambil Sumpah di Kemenkum DIY