SuaraJogja.id - Saat ini, masyarakat DIY diresahkan dengan munculnya sejumlah kasus penipuan, dengan modus pelaku yang mengaku-aku sebagai petugas kepolisian maupun aparatur sipil negara.
Panit Reskrim Polsek Berbah Iptu Amiruddin menuturkan, misalnya saja yang kekinian diungkap oleh Polsek Berbah, Sleman.
"Tersangka berinisial MI, menipu korbannya dengan mengaku sebagai PNS sebuah kementerian," ujarnya, Rabu (31/3/2021).
Di Berbah, korban MI adalah seorang laki-laki. Namun di lain TKP, belum dilaporkan secara resmi, korban MI berjenis kelamin perempuan. Kepada korbannya yang satu ini, MI mengaku sebagai anggota kepolisian.
"Penipuan berkedok petugas, tak jarang menimpa korban berjenis kelamin perempuan. Kami juga kurang paham apa pemicunya," ujar dia.
Agar terhindar dari tindak penipuan berkedok aparat berseragam, Amiruddin menyampaikan sejumlah tips dan imbauan.
1.Jangan langsung percaya dengan foto orang yang baru dikenal, apalagi bila mengenalnya lewat media sosial,
2.Kalau ada yang mengaku anggota, tanyakan kartu anggotanya. Karena kartu anggota tiap personel kepolisian, berbeda antara satu dengan lainnya.
3.Saat berinteraksi atau berkirim pesan, tanyakan di mana ia berdinas,
Baca Juga: Butuh Adaptasi, Penyerang Baru PSS Sleman Ini Masih Sulit Tidur Malam
4.Tanya alamat rumahnya, identitas diri dan sandingkan antara dua keterangan tersebut. Lihat kesesuaiannya.
5.Jangan mudah mengirimkan identitas diri kita kepada orang yang baru dikenal,
6.Jangan mau mengirimkan uang, password media sosial, angka notifikasi aplikasi yang kita pakai, kepada orang yang baru dikenal. Walaupun ada iming-iming atau alasan tertentu,
Di akhir tipsnya, Amiruddin mendorong kepada masyarakat jangan mudah percaya kepada orang yang baru dikenal.
"Pokoknya, jangan percaya pada wajah, misalnya tampan, berseragam. Jangan langsung percaya pada orang baru dikenal, yang lama kenal saja bisa jadi tak dapat dipercaya," tandasnya.
Kontributor : Uli Febriarni
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Tiga Pakar Ungkap Kejanggalan Dasar Hukum Kerugian Negara dalam Kasus Dana Hibah Pariwisata Sleman
-
BRI Gelar Buka Puasa Bersama Pemred Media, Perkuat Kolaborasi Dukung Jurnalisme Berkualitas
-
Stok BBM Nasional Disebut Hanya 20 Hari, Pertamina Pastikan Pasokan di DIY Aman Jelang Lebaran
-
Tol Jogja-Solo Ruas Prambanan-Purwomartani Fungsional Mulai 16 Maret, Simak Skemanya
-
Catat! Ini Daftar Titik Rawan Longsor dan Pohon Tumbang saat Mudik ke Yogyakarta