Galih Priatmojo
Minggu, 04 April 2021 | 10:39 WIB
Ilustrasi ular piton. (Pixabay/sipa)

Warga lain, Sugito (60) mengaku bersama dengan menantunya berhasil menangkap seekor ular dengan panjang 2,5 meter. Pada saat ditangkap, ular tersebut sedang melilit ayam dibelakang kandang kambing milih salah satu warga di Padukuhan Ngloro.

“masih melingkar mas, dan di tengah tengah ada seekor ayam yang sudah mati”, jelas Gito.

Sebelumnya, salah satu tokoh Pemuda di Kalurahan Ngloro,  Menthur Ranto mengakui belasan ular Piton yang rata-rata berukuran besar bermunculan di wilayahnya.  Kondisi ini membuat warga resah. Meski tidak begitu berbahaya namun warga resah akan mengganggu ternak mereka.

"Dalam sebulan terakhir, pihaknya mencatat setidaknya sudah ada 15 ular yang ditemukan warga dengan ukuran yang bervariasi,"ungkapnya.

Sejumlah ular piton tersebut tidak hanya berada di pekarangan milik warga setempat namun juga telah memasuki pemukiman karena udah ada yang bersembunyi di dalam kamar seseorang.

"Warga beramaia-ramai berusaha menangkap ular ular itu,"tuturnya.

Untuk ular yang berhasil di tangkap lalu diamankan oleh warga, Namun ada pula beberapa ular yang terpaksa dibunuh karena dikhawatirkan membahayakan warga dan ternak mereka. Apalagi sudah ada ular yang menggigit warga hingga terpaksa dilarikan ke rumah sakit.

Don Haryo salah satu pecinta binatang reptil asal Yogyakarta berpendapat, sering munculnya ular disebabkan karena habitatnya terdesak oleh manusia. Di samping itu juga karena hewan yang biasa menjadi mangsa ular menipis karena pergi menjauh dari habitat.

"Karena makanan sulit ya mereka masuk ke pemukiman,'ujarnya.

Baca Juga: Perceraian di Gunungkidul Tinggi, Paling Banyak Usia di Bawah 30 Tahun

Kontributor : Julianto

Load More