SuaraJogja.id - Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi di Jogja sejak siang menyebabkan sejumlah baliho roboh, Minggu (4/4/2021). Selain merobohkan baliho di kawasan Ambarrukmo Plaza, hal serupa juga terjadi di Jalan Affandi atau kawasan Gejayan.
Sebelumnya, viral baliho di kawasan Ambarrukmo Plaza yang terletak di sekitar Jalan Solo roboh usai diterpa angin kencang yang disertai hujan deras.
Selain di kawasan Jalan Solo, angin kencang juga merobohkan baliho besar di Jalan Affandi atau yang lebih dikenal daerah Gejayan.
Dikutip dari unggahan @garuksampah terdapat empat baliho yang rusak hingga roboh lantaran disapu angin kencang disertai hujan deras.
Tak hanya merobohkan baliho, akibat angin kencang, sejumlah pohon juga turut tumbang hingga menimpa rumah.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jogja, Nur Hidayat mengatakan pohon tumbang di antaranya terjadi di Jalan Kebun Raya, Kalurahan Rejowinangun, Kemantren Kotagede. Pohon waru berdiameter sekitar 40 sentimeter dengan ketinggian sekitar 10 meter tumbang
"Terdampak sempat menghalangi akses jalan, menimpa kabel listrik, dan menimpa gerobak es milik Sarto, 50, " kata Nur Hidayat seperti dilansir dari harianjogja.com.
Selain di Kotagede, pohon tumbang juga terjadi di Jalan Bimasakti, Kalurahan Demangan, Kemantren Gondokusuman. Pohon matoa dengan diameter sekita 40 sentimeter dan tinggi sekitar 15 meter milik Prabowo tumbang dan menimpa satu rumah.
"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," tambahnya.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Jogja Hari Ini, Sabtu 3 April 2021
Kepala Stasiun Klimatologi Sleman, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) DIY, Reni Kraningtyas mengatakan kondisi saat ini wilayah DIY sudah memasuki musim pancaroba atau peralihan dari musim hujan ke musim kemarau yang ditandai sering terjadi kasus kejadian cuaca ekstrem meningkat.
"Ditandai dengan pola angin yang tidak konsisten atau sering berubah arah sudah mulai terjadi," kata Reni.
Selain itu, saat ini juga terjadi potensi kondisi cuaca panas di beberapa lokasi kemudian terjadi cuaca ekstrem seperti hujan lebat tiba-tiba, angin kencang disertai petir. Kondisi tersebut terjadi sampai beberapa hari ke depan.
Berita Terkait
-
Badai Tumbangkan Puluhan Pohon di Kota Padang, 1 Warga Meninggal
-
Baliho Roboh Saat Hujan dan Angin Kencang, Manajemen Amplaz Segera Perbaiki
-
Hujan dan Angin Kencang Landa DIY, Pengunjung Amplaz Dibuat Panik
-
Prakiraan Cuaca Jogja Hari Ini, Minggu 4 April 2021
-
Padang Diterpa Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Mobil hingga Rumah Warga
Terpopuler
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
Pilihan
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
-
Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
-
MBG Makan Korban Lagi, Siswa SD Lampung Meninggal Tersedak Menu Kelengkeng
Terkini
-
Medsos Jadi Etalase Bisnis Konten Seksual, Perhatian Penonton Bisa Dikomodifikasi
-
BRI Private Berikan Akses Premium Medical Check Up untuk Nasabah
-
Kuliah Gratis PTN Didorong, Akademisi Ingatkan Jangan Sampai PTS Kehilangan Mahasiswa
-
BRI inFrame 2026, Saat Fotografi Mengisahkan Perjalanan Ekonomi Kerakyatan Indonesia
-
6 Fasilitas Kereta Kelas Luxury yang Membuat Perjalanan Berbeda