SuaraJogja.id - Aksi nekat dilakukan seorang mahasiswa berinisial AST (21). Ia dengan sengaja menyebarkan video mesum dengan mantan pacar.
Sebelumnya, diketahui berdasar keterangan di depan polisi AST mengaku nekat melakukan perbuatan menyebarkan video mesum dengan mantan pacar itu lantaran kesal cintanya tak berbalas.
Ia yang awalnya berusaha menggertak agar sang mantan mau kembali menjalin ikatan cinta dengannya, belakangan niatnya untuk menyebarkan video mesum itu dilakukan.
Saat dihadirkan dalam jumpa pers di Polda DIY, pelaku AST mengaku cinta mati mantan pacarnya itu. Bahkan ia ingin melanjutkan hubungan itu ke jenjang yang lebih serius.
"Saya hanya ingin dinikahkan. Saya sangat cinta sama dia [mantan kekasihnya]. Sejujurnya saya sudah pacaran sama dia dari sejak SD. Udah putus karena orang tuanya, alasannya karena saya orang nggak mampu," kata AST, Rabu (14/4/2021).
AST menyebut terdapat lima buah video yang ia buat bersama mantan kekasihnya tersebut. Video tersebut dibuat dalam satu waktu saja dan dengan sepengetahuan dari korban.
"Sekitar 23 detik. Ada 5 video, hanya satu kali [berhubungan badan] dan di satu tempat," ungkapnya.
Wadireskrimsus Polda DIY AKBP FX Endriadi menjelaskan pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan yang dibuat oleh mantan kekasih tersangka tersebut ke Polda DIY. Dari laporan tersebut Subdit Tindak Pidana Siber akhirnya berhasil mengungkap perkara itu.
"Kami mengungkap kasus tindak pidana asusila berupa tindak penyebaran video berkonten asusila, yang bersangkutan [korban] adalah mantan pacarnya," kata Endriadi.
Baca Juga: Beredar Video Mesum Parakan 01 Jilid 2, Warganet Dibuat Geram
Endriadi mengatakan bahwa hubungan asmara antara AST dan korban sudah terjalin sejak keduanya duduk di bangku SMA. Hingga akhirnya AST harus berpisah dengan kekasihnya karena sesuatu hal.
AST yang masih berstatus sebagai mahasiswa tersebut ternyata belum sepenuhnya menerima kondisi itu. Alhasil secara nekat, tersangka mengunggah video mesum dengan mantan pacar tersebut ke media sosial pada pertengahan Januari 2021 lalu.
"Antara korban dan pelaku pernah menjalin hubungan asmara dan sempat membuat beberapa video [asusila] sebelum putus," ujarnya.
Dalam kasus ini, polisi turut menyita sejumlah barang bukti yakni berupa satu unit handphone milik AST dengan kartu SIM yang ada di salamnya.
Atas perbuatannya, AST dikenakan Pasal 45 ayat 1 jo Pasal 27 ayat 1 UU No 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU No 11 Tahun 2008 tentang ITE dengan ancaman penjara paling lama 6 tahun dan/atau denda paling banyak Rp 1 miliar.
Terpopuler
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- Ini 3 Pilihan Terbaik HP Snapdragon Termurah dengan Layar AMOLED
- Lagu Runaway Menggema di SUGBK, Jadi Penutup Konser Kanye West di Jakarta
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Demo di Jogja Kembali Ricuh, Sri Sultan Sentil Aksi Rusak Fasilitas Publik
-
Tarif BPJS Tak Naik, Tapi Biaya Operasional Bengkak, Rumah Sakit Swasta Ini Pilih Bertahan Hidup
-
Polda DIY Incar Balap Liar hingga Knalpot Brong di Operasi Patuh Progo 2026, Catat Aturannya!
-
Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro
-
CGV Arthouse Hadir di Yogyakarta, Film Kuldesak hingga Perfect Days Siap Tayang Bulan Depan