Berada di tengah pusat keramaian kota, pasti sudah tak asing lagi bagi para vegan maupun vegetarian mendengar LOving Hut.
Sama seperti Somayoga, Loving Hut juga tidak menyajikan menu yang mengandung telur maupun susu, bahkan MSG.
Sebaliknya, kedelai dan jamur adalah bahan olahan andalan Loving Hut. Di samping itu, kualitas makannya sudah pasti terjamin karena mereka memakai beras putih dan beras merah organik.
Kalau Somayoga menonjolkan tradisi Jawa, Loving Hut menyediakan cita rasa internasional, mulai dari Western, Thai, Chinese, hingga Japanese, pada makanan vegetarian atau vegan mereka.
Ada juga sate, tom yum, sampai nasi lemak di Loving Hut. Meski terbuat dari jamur atau kedelai, tetapi rasanya tak jauh berbeda dari daging.
Alamat: Jalan Moses Gatotkaca No A18-A19, Depok, Caturtunggal, Sleman
3. Milas Vegetarian Resto
Sama seperti Loving Hut, Milas Vegetarian Resto juga berlokasi di tengah kota.
Di sini, bukan hanya makanan yang sehat untuk tubuh saja yang dikampanyekan, melainkan juga etika menjaga lingkungan.
Baca Juga: Sama-sama Pakai Nomor Rumah, Ini Bedanya Bakpia Pathuk 25 dan Bakpia 75
Mereka bahkan punya Pasar Organik, yang menjual hasil bumi dan bahan makanan organik setiap Rabu dan Sabtu.
Sama seperti yang mereka jual di Pasar Organik, bahan yang diolah untuk menu di Milas Vegetarian resto tentunya juga berasal dari pertanian organik. Jamur, kacang, tempe, hingga sayuran yang dimasak pun sudah pasti segar.
Tak hanya menyajikan makanan yang menyehatkan bagi tubuh, Milas Vegetarian Resto juga bikin pengunjung nyaman lewat pepohonan rindang dan sejuk. Saat malam pun, cahaya lilin atmosfer menenangkan di sana.
Alamat: Jalan Prawirotaman 4 No 127B, Yogyakarta
4. Veganissimo
Selain bebas dari daging, seperti restoran vegan lainnya, Veganissimo juga tek menggunakan susu, telur, hingga bawang pada makanan yang mereka sajikan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pertumbuhan Ekonomi dan Ilusi Keberhasilan Pembangunan
-
Uang Palsu Rp36 M Bukan Sekadar Kerugian, Akademisi: Bisa Gerus Kepercayaan Publik terhadap Rupiah
-
Geruduk DPRD, BEM DIY Tagih UU Perampasan Aset Agar Tak Jadi Dokumen yang Terparkir di DPR
-
Waspadai Pelajar Terseret Aksi Demo, Disdikpora DIY Perketat Pengawasan Sekolah
-
Komitmen Perkuat Koperasi dan UMKM, Dirut BRI Hery Gunardi Raih Bakti Koperasi