SuaraJogja.id - Menantu Amien Rais, Ridho Rahmadi, yang ditunjuk sebagai Ketua Umum Partai Ummat ,memastikan bahwa semua kader punya kesempatan yang sama untuk mengembangkan karier politik melalui Partai Ummat, sehingga memang tidak ada prioritas bagi orang-orang terdekat Amien Rais saja.
"Tidak [tidak ada prioritas bagi orang-orang terdekat] mungkin bahasa singkatnya tidak," kata Ridho kepada awak media di kediaman Amien Rais, Sleman, DIY, Kamis (29/4/2021).
Ridho menyatakan, komposisi kepengurusan yang formal sekarang masih akan terus diperbarui, sehingga dapat dikatakan bahwa komposisi itu cukup bervariasi.
"Cukup berwarna gitu ya ada memang dari unsur keluarga, tapi ada dari yang benar-benar relatif orang baru, bahasa temannya teman," ungkapnya.
Tidak menutup kemungkinkan juga akan ada wajah-wajah baru yang bergabung, sehingga, kata dia, memang dapat dijamin bahwa Partai Ummat terbuka bagi semua kalangan atau kader, khususnya yang memiliki ideologi perjuangan sejalan.
"Bisa juga [orang-orang lain] yang direkomendasikan sesuai dengan ideologi perjuangan. Jadi ya welcome gitu. Kalau melihat komposisi tidak juga cuma keluarga," terangnya.
Begitu juga dengan kepemimpinan Partai Ummat di masa mendatang, kata pria yang kerap disapa Edo ini, tidak ada masalah bagi keluarga Amien Rais jika memang nantinya dipimpin oleh orang-orang di luar keluarga Amien Rais.
Ridho menegaskan, sistem Partai Ummat berbeda dengan partai-partai lain atau yang sudah sebelumnya.
"Itu sudah disampaikan di forum internal. Jadi memang sangat tidak masalah. Nanti bahkan ke depan siapa seadainya calon-calon pada momen ada pergantian. Jika memang dianggap mampu ya dipersilakan," tuturnya.
Baca Juga: Profil Ridho Rahmadi, Ketua Umum Partai Termuda di Indonesia
Diberitakan sebelumnya, Deklarasi Partai Ummat telah digelar secara virtual melalui kanal YouTube Amien Rais Official, Kamis (9/4/2021). Amien Rais, yang menjabat sebagai Ketua Majelis Syuro Partai Ummat, mendeklarasikan berdirinya Partai Ummat.
"Saya deklarasikan kelahiran Partai Ummat di persada bumi pertiwi Indonesia yang kita cintai bersama," kata Amien Rais.
Amien menyampaikan, Partai Ummat bersama dengan dukungan anak bangsa mempunyai tujuan yang kuat, mulai dari akan bekerja, berjuang, hingga berkorban untuk melawan kezaliman serta menegakkan keadilan.
"Kami yakin seluruh mekanisme demokrasi kita dan konstitusi kita lebih dari cukup untuk melakukan perbaikan kehidupan nasional, sehingga kita tidak perlu cara-cara ekstra parlementer dan cara-cara ekstra konstitusional," ucapnya.
Berita Terkait
-
Profil Ridho Rahmadi, Ketua Umum Partai Termuda di Indonesia
-
Sudah Deklarasi, Partai Ummat Kebut Pendaftaran ke Kemenkumham
-
Guru Ngaji Prabowo Subianto Gabung Partai Ummat Besutan Amien Rais
-
Beda Ideologi, PAN Tidak Risau Amien Rais Deklarasi Partai Ummat
-
Resmi! Mantu Amien Rais, Ridho Rahmadi Ketua Umum Partai Ummat
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Revisi UU Pemilu Tertahan di Legislatif, Akademisi Sebut Sekadar Tambal Sulam
-
Anggaran BOSDa DIY 2026 Dipangkas Rp9 Miliar, Sekolah Kecil Terancam Tak Mampu Beroperasi
-
Diduga Kelelahan dan Serangan Jantung, Satu Jamaah Haji Asal Kulon Progo Wafat di Mekkah
-
Hari Ini, BRI Bayar Dividen Para Investor
-
Modus Wisata ke Luar Negeri, Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Tiga Pria Diduga Jemaah Haji Ilegal