SuaraJogja.id - Hoaks terkait pernyataan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X kembali muncul. Kali ini beredar pesan di media sosial dan grup aplikasi chat berisi sebuah imbauan dari Sultan.
Ia dikesankan mengecam larangan mudik dan takbiran keliling dalam rangka Hari Raya Idulfitri 1442 H, yang ditetapkan Presiden Joko Widodo (Jokowi), dalam pesan tersebut.
Dalam pesan yang menggunakan foto Sultan mengenakan baju adat Jawa itu, disebutkan bahwa Sultan mempertanyakan larangan mudik dan takbir keliling dari pemerintah.
Pada pernyataan tersebut Sultan bahkan seakan mengecam dan meragukan Jokowi karena juga akan melarang seluruh kegiatan ekonomi sebagai fundamental kehidupan rakyat.
Larangan itu disebutkan akan semakin menciptakan tekanan, ketakutan, kepanikan dan penderitaan kepada seluruh rakyat.
Menanggapi hal tersebut, Pemda DIY memastikan pesan berantai tersebut tidaklah benar atau hoaks. Pesan tersebut juga menyalahgunakan foto Sri Sultan.
"Isi pesan juga tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," ujar Kepala Biro Umum, Humas, dan Protokol Pemda DIY Ditya Nanaryo Aji saat dikonfirmasi, Sabtu (01/05/2021).
Ditya berharapp, masyarakat lebih bijak untuk memilah informasi yang beredar. Selain itu tidak asal mempecayai informasi tanpa melakukan cek dan ricek.
"Mari kita bersatu meminimalisir hoaks dengan mencari informasi dan berita hanya dari sumber resmi serta aktif mengkonfirmasi informasi yang belum jelas kebenarannya. Stop sharing sebelum saring," imbuhnya.
Baca Juga: Heboh Babi Ngepet Ibu Wati, Suaranya Bikin Geger Satu Kampung
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Siap Lari di Mandiri Jogja Marathon 2026? Marriott Yogyakarta Hadirkan Paket Race & Rest Bagi Pelari
-
Jalan Damai 57 Biksu Tembus Panas dan Luka, Yogyakarta Jadi Titik Istimewa Menuju Borobudur
-
Tanggapi Pembubaran Ibadah di Bantul, Sultan HB X: Tidak Ada yang Boleh Merasa Paling Benar Sendiri!
-
Kesbangpol Bantul Kaji Legalitas Tempat Ibadah GMS Usai Dugaan Aksi Pembubaran
-
Tanah Adat Dirampas, Konflik dengan Negara Kian Memanas, RUU Masyarakat Adat Mendesak Disahkan