SuaraJogja.id - Ratusan pemudik mulai berdatangan ke wilayah kabupaten Gunungkidul. Sebagian besar mereka menggunakan kendaraan umum bus untuk masuk ke wilayah kabupaten Gunungkidul. Seperti diketahui saat ini ini bus antarkota antar provinsi (AKAP) masih diperkenankan untuk beroperasi.
Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Dhaksinaga Gunungkidul, Sularjo mengungkapkan hinggs tanggal 5 Mei 2021 kemarin ratusan kendaraan AKAP telah masuk ke Terminal Dhaksinarga. Ratusan penumpang juga telah turun di terminal terbesar di Gunungkidul ini.
Namun hingga saat ini pihaknya masih mencatatkan angka keberangkatan lebih besar dibandingkan dengan kedatangan penumpang. Hingga tanggal 5 Mei 2021 ini, pihaknya mencatat ada 224 bus yang datang dengan jumlah penumpang 278 orang.
"Itu semua berasal dari Jabodetabek,"ujar Sularjo, Rabu (5/5/2021).
Sementara untuk yang berangkat dari Terminal Dhaksinarga, pihaknya mencatat masih lebih banyak. Hingga tanggal 5 Mei 2021 pagi, jumlah bus AKAP yang berangkat dari terminal dhaksinarga mencapai 224 Armada dengan jumlah penumpang yang diberangkatkan sekitar 719 orang.
Sementara di Terminal Semin, Terminal terakhir di wilayah kabupaten Gunungkidul juga hampir sama. Kepala Terminal Semin Nur Wijaya mengungkapkan sudah terlihat adanya kenaikan jumlah penumpang sejak akhir pekan kemarin. Rata-rata penumpang masih berasal dari Jabodetabek.
"Ada sedikit kenaikan. Tapi tidak banyak,"ujarnya.
Hingga tanggal 4 Mei 2021 kemaren setidaknya ada 87 armada AKAP yang datang dari Jabodetabek dengan membawa penumpang 188 orang sementara yang diberangkatkan dari terminal tersebut kata 97 armada dengan mengangkut 151 orang.
Terminal Semin merupakan Terminal terakhir dari wilayah kabupaten Gunungkidul. Di mana biasanya armada-armada dari Jabodetabek menginap di terminal ini sebelum akhirnya berangkat kembali ke Jabodetabek. Sehingga Biasanya banyak penumpang yang sudah turun di jalan sebelum masuk ke terminal.
Baca Juga: Mobil Luar Daerah Mulai Diminta Putar Balik Saat Hendak Masuk Gunungkidul
"Tak jarang bus yang masuk ke sini penumpangnya kosong. Wong sudah turun di jalan,"terangnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informartika Gunungkidul Kelik Yuniantoro mengatakan ratusan pemudik telah tiba di wilayah kabupaten Gunungkidul. Sejak tanggal 1 Mei hingga 5 Mei 2021 tapi hanya mencatat setidaknya sudah ada suara terus 246 orang yang masuk ke wilayah Gunungkidul.
Pihaknya mencatat ada 9 orang yang datang dari Jakarta 9 orang dari Jawa Barat 3 orang dari Jawa Tengah dan luar Jawa ada 3 orang. Selebihnya mereka yang mudik hanyalah dari kabupaten atau kota di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
"Kami mencatat Pemuda melalui sistem informasi desa. Sehingga selalu terpantau siapa yang datang,"ungkapnya.
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Penetapan Tersangka Raudi Akmal Dipertanyakan, Kuasa Hukum Singgung Putusan Pengadilan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Kades Curhat Harus Urus Kopdes hingga Program Lain Terabaikan, Ratusan Mahasiswa Geruduk DPRD DIY
-
Ars Longa: Generatio, Awal Trilogi ARTJOG Bicara soal Warisan Luka
-
Geger di Lintasan Mandiri Jogja Marathon, Insiden Marshal dan Ajudan Danrem Berakhir Damai