SuaraJogja.id - Petugas pemeriksaan di pos penyekatan Prambanan, Sleman melakukan pemeriksaan tes antigen secara acak kepada puluhan pemudik. Hasilnya, belum ditemukan pemudik yang terkonfirmasi positif Covid-19 setelah menjalani tes antigen acak tersebut.
Hal ini disampaikan langsung oleh Kapospam Prambanan Iptu Haryanto saat dihubungi awak media, Selasa (11/5/2021). Disebutkan, beberapa hari dari terakhir pemeriksaan acak yang dilakukan, hasil positif dari pelaku perjalanan yang dites masih nihil.
"Pemeriksaan acak sudah dilakukan sampai hari ini Alhamdulillah belum ada yang hasilnya positif Covid-19," kata Haryanto.
Haryanto merinci, jumlah pelaku perjalanan yang dalam beberapa hari terakhir telah diperiksa secara acak. Pada Selasa (11/5/2021) hari ini tercatat ada 19 orang yang dilakukan pemeriksaan dengan hasil semuanya negatif.
Pada hari sebelumnya, tepatnya Senin (10/5/2021) dan Minggu (9/5/2021), sudah diperiksa sebanyak 20 orang dan 15 orang. Dari pemeriksaan acak tersebut semua pelaku perjalan masih menunjukkan hasil yang negatif Covid-19.
Haryanto menyebut bahwa sejauh ini hampir seluruh kendaraan diperiksa oleh petugas di pos penyekatan perbatasan. Mulai dari kendaraan pribadi hingga sejumlah bus.
Namun sementara memang hanya kendaraan pribadi saja yang masih diminta untuk putar balik. Sementara bus yang diperiksa sendiri hanya berasal dari antar kota saja.
"Iya yang kita putar balik baru kendaraan pribadi semua. Bus diperiksa surat kesehatan. Tapi sekarang hanya tinggal ada bus antar kota saja, Jogja-Klaten misalnya. Kalau jarak jauh tidak ada," tegasnya.
Selain memeriksa kendaraan pribadi dan bus, kata Haryanto, pemeriksaan juga dilakukan kepada angkutan barang. Hal tersebut guna mengantisipasi penyalahgunaan atau penyelundupan pemudik.
Baca Juga: Pelni Angkut 1.992 Penumpang Selama Larangan Mudik
"Kemarin malam kami periksa truk dan mobil barang, ada 50-an mobil isinya kebutuhan pokok semua," tuturnya.
Berdasarkan data yang ada, sejak larangan mudik diberlakukan pada 6 Mei 2021 lalu hingga Selasa (11/5/2021) sebanyak 5.153 kendaraan telah diminta putar balik. Jumlah itu didapat dari dua pos penyekatan yang berada di Sleman yakni Tempel dan Prambanan.
Ribuan kendaraan yang diminta putar balik itu terdiri atas 2.149 mobil dan 270 motor di pos penyekatan Tempel. Sedangkan di pos penyekatan Prambanan ada 2.474 mobil dan 260 motor.
Sebelumnya diberitakan bahwa Menko Perekonomian sekaligus Ketua Tim Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi, Airlangga Hartarto menyebut bahwa terdapat lebih dari 4 ribu pemudik terkonfirmasi positif Covid-19. Hasil ini didapat setelah tes acak Covid-19 yang dilakukan terhadap para pemudik di sejumlah lokasi yang berbeda.
Berdasarkan tes acak yang dilakukan kepada 6 ribu pemudik di pos penyekatan. Hasilnya, sebanyak 4.123 orang terkonfirmasi positif Covid-19.
"Pengetatan [larangan mudik] oleh Polri di 381 lokasi dan Operasi Ketupat. Jumlah pemudik random testing dari 6.742, konfirmasi positif 4.123 orang," kata Airlangga dalam konferensi pers, Senin (10/5/2020).
Berita Terkait
-
Pelni Angkut 1.992 Penumpang Selama Larangan Mudik
-
Tracing Dinyatakan Usai, Total Kasus Covid-19 di MMTC Jogja Jadi 20 Orang
-
Jelang Lebaran, 300 Ribu Lebih Kendaraan Memasuki DIY
-
5.021 Kasus Baru di H-2 Lebaran, Pasien Covid-19 RI Kini Capai 1.723.596
-
Terminal Kalideres Hanya Berangkatkan Dua Penumpang
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Motor Listrik Rakitan Siswa SMK Ini Tembus 132 Km/Jam, Suaranya Nyaris Tak Terdengar
-
Rupiah Melemah, Biaya Produksi Pertanian di Jogja Naik, Pemda DIY Siapkan Pemetaan Dampak ke Petani
-
Jogja Darurat Pendidikan: 5.023 Anak Putus Sekolah, Nasib Guru Honorer di Ujung Tanduk
-
Rupiah Tembus Rp17.600, Aisyiyah: Pernyataan Prabowo 'Desa Tak Butuh Dolar' Cederai Rakyat
-
Polisi Sebut Kasus Tewasnya Pelajar di Kawasan Kridosono Bukan Klitih, Tapi Perselisihan Antar Geng?