SuaraJogja.id - Kepala Inspektorat Bantul Hermawan Setiaji mengaku, pihaknya tak akan segan memotong tunjangan para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ketahuan membolos saat hari kerja pascalibur Lebaran 2021.
"Iya, jika memang ada yg nekat (membolos) langsung dipotong tunjangannya," kata Hermawan, dihubungi wartawan, Senin (17/5/2021).
Hermawan menambahkan bahwa pemotongan tunjangan tersebut sudah sesuai rambu dan aturan yang berlaku, sehingga menjadi sebuah sanksi yang bisa memberikan efek kepada ASN yang nekat membolos.
"Memang sudah ada rambu-rambunya. Jadi sanksi itu berupa teguran dan juga pemotongan tunjangan kinerja," ujar dia.
Disinggung besaran potongan tunjangan yang dimaksud, kata Hermawan akan berbeda-beda. Pihaknya mengatakan potongan bisa sebesar 2-4 persen dari tunjangan yang mereka terima.
"Bolos itu berbeda-beda, yang dipotong persentase dari yg diterima masing-masing ASN tersebut," ujarnya.
Pemberlakuan potong tunjangan itu sudah dilakukan sejak lama dan cukup memberikan efek. Sehingga pasca Lebaran 2021 ini, pegawai negeri sudah masuk dan belum ada laporan yang membolos.
"Sampai siang tadi belum ada yang membolos dan semuanya masuk dan bekerja normal seperti biasa," terang dia.
Situasi pandemi Covid-19 ini ASN masih diberlakukan WFH dan WFO. Dimana 50 persen pegawai bekerja di rumah dan sebagiannya bekerja di kantor.
Baca Juga: Selama Periode Libur Lebaran, 42 PNS DKI Lakukan Mudik
"Sampai saat ini masih diberlakukan seperti itu. Ke depan juga kami evaluasi lagi sistem bekerja 50-50 persen ini," terang dia.
Berita Terkait
-
Selama Periode Libur Lebaran, 42 PNS DKI Lakukan Mudik
-
Gubsu Edy Rahmayadi Tegur ASN Saat Sidak 5 Kantor Dinas
-
Hari Pertama Ngantor Usai Libur Lebaran, Ratusan PNS DKI Absen
-
Viral Wanita yang Ngamuk Dilarang ke Pantai Minta Maaf, Gak Ganas Lagi
-
Akhir Lebaran 2021, Bantul Terima 15 Aduan Pembayaran THR yang Telat
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Viral Pemotor Dianiaya Usai Tegur Pelawan Arah di Umbulharjo Kota Jogja, Polisi Turun Tangan
-
Rekam Jejak Praka Farizal: Sukses di Papua Hingga Lolos Seleksi Ketat Penugasan Lebanon
-
Momentum Earth Hour, BRI Perkuat Komitmen Keberlanjutan Lewat Aksi Nyata
-
Kampung Koboi Tugu Selatan, Inovasi Wisata Desa Berbasis Potensi Lokal dalam Program Desa BRILiaN
-
Jeritan Pilu Buruh di Jogja: dari Tiga Bulan Tak Digaji, Terjerat Pinjol, hingga BPJS Mati