SuaraJogja.id - Petugas gabungan masih terus melakukan penjagaan di wilayah perbatasan DIY dalam rangka pengetatan perjalanan pascalebaran. Selain pemeriksaan surat-surat bebas Covid-19, di pos penyekatan Tempel juga menyediakan tes rapid antigen secara langsung di tempat.
Koordinator Penyekatan Pos Tempel, Kompol Riyanto mengatakan tes antigen kepada para pelaku perjalanan sudah dilakukan sejak pengetatan perjalanan atau Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) yang dimulai pada Selasa (18/5/2021) kemarin.
Hasilnya, hingga Rabu (19/5/2021) pagi ini, tercatat ada tiga orang yang dinyatakan positif Covid-19.
"Kemarin tanggal 18 Mei 2021 sudah kami laksanakan. Kemudian hasil dari penyekatan dan pemeriksaan rapid antigen [kemarin] ada 3 orang yang positif," kata Riyanto kepada awak media di Pos Tempel, Rabu (19/5/2021).
Baca Juga: Sleman Disebut Zona Merah COVID-19 Indonesia, Begini Respon Dinkes Sleman
Guna menindaklanjuti temuan kasus positif tersebut, kata Riyanto pihaknya segera berkoordinasi dengan puskesmas terdekat dari tempat tinggal tiga orang tersebut.
"Dari pihak kesehatan sini menghubungi ke puskesmas terdekat dimana warga yang positif itu berasal. Kebetulan yang kemarin positif itu dari wilayah Jawa Tengah, yaitu Semarang, Ungaran, dan Salam," ungkapnya.
Sementara untuk pemeriksaan kendaraan dan tes rapid antigen yang dilakukan oleh petugas gabungan dari Rayon 3 yakni Polsek Tempel, Turi dan Pakem pagi tadi. Sebanyak 173 kendaraan sudah berhasil diperiksa.
Total untuk jumlah orang yang menjalani tes rapid antigen di Pos Tempel tercatat sebanyak 120 orang. Semua hasil tes rapid antigen tersebut negatif.
Pemeriksaan rapid antigen tersebut, disebutkan Riyanto, bertujuan untuk mengurangi penyebaran Covid-19 di wilayah DIY. Khususnya pada pelaku perjalanan dari luar kota yang hendak masuk dari perbatasan di wilayah Sleman.
Baca Juga: Songsong Liga 1, PSS Sleman Siapkan Program Latihan Khusus
"Ya kegiatan ini untuk mengurangi penyebaran Covid-19 yang kita laksanakan di wilayah perbatasan Tempel. Kita laksanakan pada tanggal 18 hingga 24 Mei nanti," tuturnya.
Berita Terkait
-
Pasar Saham Indonesia Terjun Hebat, Lebih Parah dari IHSG Era Pandemi COVID-19?
-
Trump Sempat Telepon Presiden China Soal Asal-Usul COVID, Ini Kata Mantan Kepala CDC!
-
Survei: Milenial Rela Rogoh Kocek Lebih Dalam untuk Rumah Modern Minimalis
-
Trump Tarik AS dari WHO! Salahkan Penanganan COVID-19
-
Kronologi Dewi Soekarno Didenda Pengadilan Jepang Rp3 Miliar Gegara Pecat Karyawan
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Laptop, Dompet, Jaket... Semua 'Pulang'! Kisah Manis Stasiun Gambir Saat Arus Balik Lebaran
-
4 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan Lancar Main Free Fire, Terbaik April 2025
-
9 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan Lancar Main Game, Terbaik April 2025
-
Seharga Yamaha XMAX, Punya Desain Jet: Intip Kecanggihan Motor Listrik Masa Depan Ini
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
Terkini
-
Kurangi Kendaraan Pribadi Saat Arus Balik, Menhub Lepas 22 Bus Pemudik di Giwangan
-
Puncak Arus Balik H+3 dan H+4, 350 Ribu Kendaraan Tinggalkan DIY
-
Gunung Merapi Masih Luncuran Ratusan Lava, Simak Aktivitas Terkini Sepekan Terakhir
-
Tren Kunjungan Meningkat, Jip Wisata Lereng Merapi Masih Jadi Alternatif Liburan saat Lebaran 2025
-
Harga Kebutuhan Pokok di Kota Yogyakarta Seusai Lebaran Terpantau Stabil