SuaraJogja.id - Putri dari aktris Wulan Guritno yakni Shaloom Razade baru-baru ini mengungkapkan mengapa lama tinggal di London.
Melalui channel YouTube Bacot Television, Shaloom Razade mengungkapkan salah satu alasannya lebih nyaman tinggal di London lantaran untuk menghindari pertemanan yang toksik di Indonesia.
“Pernah (masuk lingkungan toksik). Jadi alasan gue kenapa gue mau ke UK itu karena untuk kabur dari teman-teman gue yang toxic” tutur Shaloom.
Namun setelah kembali ke Jakarta, Shaloom mengaku kalau teman-temannya sudah berubah.
“Akhirnya gue berhasil dan gue enggak ma ngomong apa-apa ya, tapi gue enggak mau berharap apa-apa juga dari mereka. Terus waktu akhirnya gue balik ke Jakarta lagi setelah gue udah di UK satu setengah tahun kayak orang-orang berubah. Gue bisa bareng lagi walapun enggak sedekat dulu. Tapi kenapa enggak, gitu,” lanjutnya.
Seperti diketahui, putri Wulan Guritno dari perkawinannya dengan Atilla Arius Syach sejak tahun 2016 lalu sempat tinggal di London, Inggris.
Shaloom diketahui tinggal di London lantaran tengah menyelesaikan studinya di Conventry University London di jurusan marketing.
Medio akhir tahun 2020 lalu, putri sulung Wulan Guritno tersebut mengabarkan kelulusan setelah 4 tahun menempuh studi di London
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Harga Sepeda Lipat Entry Level Terbaik Berapa? Ini 5 Rekomendasinya di Tahun 2026
- 3 HP Infinix Murah dengan Fast Charging 33W, Mulai Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
Terkini
-
Film Operasi Pesta Copet Soroti Kemiskinan Struktural di Balik Fenomena Kriminal
-
Garebeg Maulud 2026 Digelar Tertutup, Tradisi Rebutan Gunungan untuk Warga Dihapus
-
Kekhawatiran Kondisi 1998 Kembali Terjadi, Aktivis 98 Edy Khemod Sudah Tahu Ini Akan Terjadi
-
GEMPAR di Pasar Godean Dimeriahkan Tari Warok: Pengunjung Membludak, Omzet Pedagang Naik
-
Rekening Aktivis Diblokir, Bentuk Pola RepresiBaru Gerakan Rakyat