Menurutnya, operasional yang paling besar adalah untuk membeli air, mengingat Puncak Sosok merupakan salah satu wilayah yang sulit air. Setiap hari, mereka harus membeli minimal dua tangki air ukuran 5.000 liter dengan harga Rp150 ribu. Sebelum pandemi Covid-19, dalam sebulan mereka mengeluarkan Rp5 juta sampai Rp6 juta untuk setiap bulannya.
Namun ketika beroperasi selama pandemi, pengeluaran untuk pembelian air bersih melonjak drastis karena ada kewajiban cuci tangan. Dalam sebulan, di hari biasa ia bisa mengeluarkan dana sebesar Rp10 juta hanya untuk membeli air bersih demi memenuhi kebutuhan pengunjung.
"Rekor pernah harus membeli air hingga Rp11 juta karena pengunjungnya ramai,. Apalagi kalau libur panjang seperti kemarin, bisa lebih itu," tuturnya.
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
-
Abai Prokes, Satgas Covid-19 Soroti Kerumunan di Danau Sunter saat Libur 1 Juni
-
Geram 10 Tahun Air Bercampur Lumpur, Puluhan Warga di Banyumas Geruduk Balai Desa
-
Langgar Protokol Kesehatan di Lhokseumawe Dipidana 1 Tahun
-
Pengunjung Danau Sunter Berkerumun Abaikan Prokes, Warga: Jenuh Lama-lama di Rumah
-
Kekeringan Melanda, Warga Kanigoro Tempuh Jarak 2 Km Berburu Pipa PDAM yang Bocor
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Rp4,6 Miliar Digelontorkan, Mesin Produksi Susu di DIY Diduga Tak Pernah Berfungsi
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Pameran ARCHIVEPELAGO: 45 Tahun Garin Nugroho Menyemai Indonesia
-
Segera Diadili Pengadilan, 13 Tersangka Kasus Little Aresha Dipindah ke Lapas Perempuan Gunungkidul