SuaraJogja.id - Puluhan warga yang berada di Pedukuhan Mayongan yang berada di Kalurahan Trimurti, Kapanewon Srandakan, Bantul menyesal memakamkan jenazah yang ternyata pasien positif Covid-19.
Mereka akan menjalani Swab PCR pada Jumat (4/6/2021). Hal itu diungkapkan Panewu Srandakan, Anton Yulianto.
"Bahwa di Pedukuhan Lopati dilakukan Swab PCR Sabtu, di Mayongan (Cegunan) dilakukan besok (Jumat)," ujar Anton ditemui di Kantor Kapanewon Srandakan, Kamis (3/6/2021).
Ia menjelaskan bahwa terdapat 27 orang warga dari hasil tracing yang ikut memakamkan pasien terkonfirmasi Covid-19. Pada swab PCR yang pertama dilakukan oleh Satgas Covid-19 Kalurahan dan Kapanewon sudah ada enam orang yang datang.
"Jadi ada yang belum di-swab dari 27 orang. Nah sisanya itu (21 orang) nanti yang kami sasar untuk dilakukan swab PCR,” kata Anton.
Dirinya berharap, langkah persuasif lebih mudah dilakukan untuk warga di Pedukuhan Mayongan. Pasalnya warga saat itu juga telanjur memakamkan jenazah yang belum keluar hasil dari swab PCR-nya.
“Jika warga ini kan ketika ada orang meninggal segera dilakukan pemakaman. Karena waktu itu ingin cepat, informasinya juga terlambat (hasil pasien positif Covid-19). Jadi agak gelo [menyesal] juga mereka,” ujar dia.
Pihaknya langsung mendatangi warga di Pedukuhan Mayongan untuk dilakukan Swab PCR pada Jumat besok.
“Kita datang ke lokasi dengan mendatangkan Satgas Covid-19. Kami undang mereka untuk datang Swab PCR dan warga tidak perlu ke puskesmas,” ujar dia.
Baca Juga: Masih Lakukan Langkah Persuasif, Swab PCR Warga Trimurti Digelar Sabtu Pekan Ini
Ia menambahkan, selain di Mayongan, pada Sabtu (5/6/2021) juga akan dilakukan swab PCR ke warga di Pedukuhan Lopati. Hingga saat ini pihaknya masih melakukan langkah persuasif.
“Kami belum mendapat kata sepakat, nah maka dari itu dalam kurun waktu ini kami akan melakukan langkah persuasif ke warga,” terang dia.
Anton menjelaskan bahwa di Lopati ada sekitar 25 warga yang akan dilakukan swab PCR. Jumlah itu terdiri dari keluarga pasien yang meninggal dan warga yang ikut membantu pemakaman.
Berita Terkait
-
Masih Lakukan Langkah Persuasif, Swab PCR Warga Trimurti Digelar Sabtu Pekan Ini
-
Pemda DIY: Penolakan Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 Harus Diusut Tuntas
-
Penolakan Pemakaman dengan Prosedur Covid-19 di Trimurti Terjadi Tiga Kali
-
Lansia Asal Trimurti Meninggal karena Covid-19, Pemakaman Tak Sesuai Protokol
-
Jalani Swab PCR, 42 Orang Kontak Erat Kasus Positif Covid-19 di Dusun Nglempong
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro
-
CGV Arthouse Hadir di Yogyakarta, Film Kuldesak hingga Perfect Days Siap Tayang Bulan Depan
-
Tak Sekadar Soal Reformasi 1998, Laut Bercerita Angkat Duka Keluarga Korban Penghilangan Paksa
-
BRI Buka Jalan Karier bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional
-
Bikin Pembatik Jogja Bernapas Lebih Lega, Inovasi Lilin Ini Ternyata Berasal dari Bahan Tak Terduga