SuaraJogja.id - Aksi seorang pria yang berdiri dan melakukan gerakan aneh di hadapan kobaran api di kawasan Balikpapan Barat menjadi sorotan publik.
Melalui video singkat yang diunggah oleh akun @memomedsos sebuah kebakaran besar terjadi di kawasan Gunung Bugis, Balikpapan Barat.
Video itu belakangan jadi sorotan lantaran muncul seorang pria yang berdiri di hadapan kepulan asap dan kobaran api yang berwarna merah menyala. Sambil berdiri, tangan pria itu terlihat berulang kali digerakkan seperti isyarat menghalau si jago merah.
video lengkap tonton di sini
Pemandangan nan epic itupun menuai sorotan netizen.
"Avatar is come back," kata ririz*****
"Zuko sedang berusaha mengendalikan api," tulis pras****
"Pawang api," kata sakti*****
"Panglima api kah?" kata putri****
Baca Juga: Kebakaran Hebat di Balikpapan, Satu Saksi Dites Kejiwaannya
"Lord zuko sudah turun tangan," kata Koko****
"Musuh Ang si pengendali api," tukas raka*****
Kebakaran hebat yang terjadi di Balikpapan Barat, Kalimantan Timur itu tepatnya terjadi di kawasan pemukiman padat penduduk di Rt 2,3 dan 4 Kelurahan Baru Ulu.
Kondisi rumah yang rapat dan banyak yang terbuat dari kayu membuat api dengan cepat berkorbar besar. Api mulai terlihat membesar pukul 23.30 WITA.
Kepala BPBD Kota Balikpapan, Suseno menyebut awal mula api belum diketahui dari mana asalnya, namun melihat area yang terbakar cukup luas ada tiga RT yang terkena.
“Untuk jumlah rumah yang terdampak kebakaran masih kita data, tapi kalau lingkungan RT yang kena ada di RT 2,3 dan RT 4 Baru Ulu,” ujar Suseno saat diwawancarai awak media, Minggu (6/6/2021).Dikatakan Suseno, BPBD menurunkan mobil pemadam sebanyak 15 unit dan dibantu dari berbagai pihak seperti mobil tangki PDAM, mobil brimob dan pemadam dari PHM ikut dilibatkan. “Seluruh armada di UPT kami kerahkan, karena lokasinya yang memang padat pemukiman,” kata Suseno.
Berita Terkait
-
Kebakaran Hebat di Balikpapan, Satu Saksi Dites Kejiwaannya
-
Kebakaran Besar Terjadi di Balikpapan, Satu Orang Tewas Terbakar
-
Waduh! Tambahan Kasus Baru Covid-19 di Balikpapan Akhir Pekan Ini Didominasi Ibu dan Anak
-
Tahun Ini Gagal Berhaji ke Tanah Suci, MUI Minta Calon Jemaah Haji di Balikpapan Bersabar
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kawal Kasus Little Aresha, Orang Tua Korban Dorong Penambahan Pasal Berlapis dan Hak Restitusi
-
Siklus Megathrust Pulau Jawa Tinggal 30 Tahun, Pakar Kegempaan Ingatkan Kesiapsiagaan DIY
-
Niat Keluar Cari Sasaran, Komplotan Remaja Bacok Pemuda di Jalan Godean Sleman
-
Efisiensi Anggaran Bikin Pekerja Seni di Jogja Kelimpungan, Berburu Hibah demi Bertahan Hidup
-
Tim Hukum Peduli Anak Pemkot Jogja Bidik Pidana Korporasi hingga Pembubaran Yayasan Little Aresha