SuaraJogja.id - Sosok R, yang diduga ikut berperan dalam kasus tewasnya anak driver ojol, Naba Faiz Prasetya usai mengkonsumsi sate beracun kini ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).
"Sementara tersangka baru satu (Nani), jika R masih kami lakukan pencarian dan saat ini kami jadikan DPO," ujar Kasat Reskrim Polres Bantul, AKP Ngadi ditemui usai rekonstruksi di Mapolres Bantul, Senin (7/6/2021).
Ia menjelaskan bahwa R termasuk pelanggan dari salon tempat Nani bekerja. R yang merupakan sosok pria kenalan Nani memberi saran untuk memberi pelajaran pada Tomy dengan memberi sate yang telah dicampurkan zat yang membuat mencret.
"Tetapi kenyataanya kan malah membuat satu orang meninggal dunia. Orang ini masih kami lakukan pencarian," ujar dia.
Ngadi tak bisa memastikan keberadaan R. Pihaknya tak mengetahui apakah R masih berada di Di Yogyakarta atau sudah keluar pulau.
"Belum tahu kemana orang ini. Kami hubungi nomornya juga tidak merespon," jelas dia.
Terpisah, kuasa hukum Nani, Anwar Ary Widodo, menerangkan jika rekan Nani berinisial R ini bukan berasal dari Yogyakarta.
"Jika dari keterangan klien kami, logatnya Sumatera. Sumateranya mana kurang tahu. Umur kurang lebih 30-an," kata Anwar ditemui wartawan di Mapolres Bantul.
Dari keterangan Nani, lanjut Anwar, R sudah menjadi rekan dan pelanggan di salon itu sekitar satu tahun lamanya.
Baca Juga: Keluarga Nani Pengirim Sate Beracun Temui Bandiman, Sampaikan Minta Maaf
"Sudah kenal sekitar satu tahun. Dari keterangan klien kami juga merupakan pelanggan di sana (salon)," terang dia.
Anwar mengatakan bahwa adegan dalam rekonstruksi yang digelar di Mapolres Bantul sudah sesuai. Pihaknya akan melakukan upaya hukum untuk meringankan ancaman hukuman bagi Nani.
Sementara kuasa hukum Bandiman, Candra Siagian berharap agar kepolisian segera mengungkap dan bisa menangkap R. Kliennya, juga sudah memaafkan tersangka Nani, namun proses hukum harus tetap berjalan.
"Kami juga berharap agar kasus ini segera dilimpahkan ke kejaksaan dan pengadilan," harapnya.
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- Promo Superindo Terbaru, Minyak Goreng Cuma Rp20 Ribuan, Susu dan Kecap Diskon Besar
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Tanah Adat Dirampas, Konflik dengan Negara Kian Memanas, RUU Masyarakat Adat Mendesak Disahkan
-
Dua Dekade Gempa Jogja, Ancaman Megathrust dan Pentingnya Klaster Bencana
-
Dampak Konflik Geopolitik: Shamsi Ali Ungkap Bahaya Retorika Trump bagi Komunitas Muslim di Amerika
-
Leo Pictures Gelar Gala Premiere Terbesar: 'Jangan Buang Ibu' Bakal Sentuh Hati Penonton Indonesia
-
Rupiah Melemah, Purbaya Yakin Ekonomi Indonesia Tetap Kuat, Kurs Kembali ke Rp15 Ribu