SuaraJogja.id - Dinas Kesehatan Sleman menyampaikan analisis penyebab meningkatnya kasus COVID-19 yang mencapai dua kali lipat di Sleman.
Kepala Dinas Kesehatan Sleman Joko Hastaryo menyebutkan, kasus positif COVID-19 di Sleman mengalami peningkatan yang drastis pada Juni 2021, bila dibandingkan jumlah kasus pada Januari 2021 lalu.
Kasus COVID-19 di Sleman juga terpantau meningkat akibat liburan Natal dan Tahun Baru.
"Pada Juni 2021, ada sebanyak 5.587 kasus positif COVID-19 selama 1 Juni-27 Juni 2021 di Sleman. Pada Januari lalu terdapat 3.334 kasus COVID-19," ungkapnya, dalam kanal Zoom Meeting bersama sejumlah wartawan dan Direktur RS di Sleman, Senin (28/6/2021).
Menurut Joko ada beberapa hal yang menyebabkan kondisi tersebut.
Pertama, karena libur lebaran. Banyak masyarakat yang masih berpergian. Kedua, aktivitas masyarakat belakang ini yang cenderung meningkat. Ketiga, tracing yang ditingkatkan.
"Ketika ada 1 kasus positif, maka tracing akan menyasar 15 kontak erat. Saat dari 15 kontak erat tersebut dideteksi ada yang positif, maka tracing akan terus bertambah," jelas Joko.
Hal lain yang menjadi perhatian pula saat ini, adalah adanya varian baru COVID-19 yang menyebar. Meskipun saat ini belum ada laporan terdeteksi, maka jika benar varian baru menyebar, maka penularan akan lebih mudah dan jauh lebih cepat.
Total dari 5.587 kasus positif COVID-19 hingga 27 Juni 2021 di Sleman, ada 127 kasus kematian pasien akibat COVID-19
Baca Juga: 105 ASN Positif COVID-19, Pemkab Sleman Berlakukan WFH 75 Persen
"Saat ini memang sangat krusial, menghadapi lonjakan kasus yang tinggi," ucapnya.
Kontributor : Uli Febriarni
Berita Terkait
-
Meningkat ! Kasus Ibu Hamil dan Bayi Baru Lahir Positif Covid-19 di Makassar
-
Kasus Covid Meledak, PERSI DIY: Percuma Tambah Tempat Tidur Tapi Warga Tidak Patuh Prokes
-
Kasus Covid-19 di DIY Mengkhawatirkan, MCCC Desak Pemda Tarik Rem Darurat
-
105 ASN Positif COVID-19, Pemkab Sleman Berlakukan WFH 75 Persen
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Pasien Rumah Sakit di Bantul Ditangkap Polisi Usai Lecehkan Perawat
-
Buntut Foto Wapres Gibran Diturunkan, Kemendagri Hubungi DPRD DIY, Setwan Langsung Evaluasi
-
Bukan Aksi Sepihak, Forum Kebangsaan DIY Klaim Penurunan Foto Gibran Dipelopori Anggota Dewan
-
Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara
-
Tukang Cukur hingga Warteg Kena Pajak, Sultan Sebut Seperti Zaman VOC