SuaraJogja.id - Sebanyak 105 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sleman terkonfirmasi positif COVID-19.
Kepala Dinas Kesehatan Sleman Joko Hastaryo mengatakan, ASN yang diketahui positif COVID-19 itu bekerja di sejumlah OPD.
"Disperindag, BPAD, DPU PKP, Dispertarung, dan beberapa lainnya," kata dia, dalam jumpa pers daring, Senin (28/6/2021).
Tersebar di 25 Puskesmas, lebih dari 30 orang nakes terpapar dan positif COVID-19, terhitung selama Juni 2021.
Juru Bicara Pencegahan dan Penanganan COVID-19 Sleman Shavitri Nurmala mengungkapkan, dalam upaya tracing kasus COVID-19 di perkantoran Pemkab Sleman, pihaknya total sudah menggelar tracing massal bagi ASN sebanyak empat kali.
Pada Senin pagi tadi, tracing menyasar lebih kurang 150 orang lantaran ada beberapa pegawai yang terkonfirmasi positif COVID-19.
Saat ini, institusi di Sleman menerapkan Work From Home sebesar 75 persen dan menunda sementara waktu kegiatan secara luring.
Bukan hanya tracing dan WFH, Pemkab juga menyemprot desinfektan di sejumlah titik.
Kontributor : Uli Febriarni
Baca Juga: Pemuda Asal Klaten Tewas Ditusuk di Sleman, Polisi Cari Rekaman CCTV
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Jalan Damai 57 Biksu Tembus Panas dan Luka, Yogyakarta Jadi Titik Istimewa Menuju Borobudur
-
Tanggapi Pembubaran Ibadah di Bantul, Sultan HB X: Tidak Ada yang Boleh Merasa Paling Benar Sendiri!
-
Kesbangpol Bantul Kaji Legalitas Tempat Ibadah GMS Usai Dugaan Aksi Pembubaran
-
Tanah Adat Dirampas, Konflik dengan Negara Kian Memanas, RUU Masyarakat Adat Mendesak Disahkan
-
Dua Dekade Gempa Jogja, Ancaman Megathrust dan Pentingnya Klaster Bencana