SuaraJogja.id - Pertemuan antara seorang bocah yang positif Covid-19 di asrama isolasi dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendatangkan gelak tawa.
Ia mengawali perbincangan dengan mengucapkan terima kasih karena pernah diberi bola basket oleh Ganjar Pranowo.
Ternyata, bocah bernama Christoper itu sempat mengobrol dengan Ganjar Pranowo secara virtual, kemudian tak sengaja bertemu lagi saat menjalani isolasi di UIN Semarang.
"Terima kasih, Pak, bola basketnya. Saya Christoper yang ketemu di Google Meet, iya... Kanisius Kurmosari (Semarang)," ucap Christoper di halaman asrama.
Video TikTok unggahan akun @ganjarpranowofc, Rabu (7/7/2021) itu lalu menampilkan rekaman perbincangan Ganjar Pranowo dengan Christoper.
Saat itu, Christoper mengungkapkan cita-citanya untuk menjadi pemrogram robot. Ia ingin menciptakan sandi yang bisa membuat robot mengikuti perintahnya.
Kemudian kembali ke video di asrama, Ganjar Pranowo meminta Christoper menaruh bola basketnya di luar.
Saat akan membalas ucapan sang Ganjar Pranowo, Christoper terdistraksi karena adik perempuannya, yang berdiri di sampingnya, memegangi perut Christoper.
"Ini bukan bola basket," celetuk bocah berkaus merah itu sambil memegangi perutnya, membuat Ganjar terbahak-bahak.
Baca Juga: Kasus Keluarga Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19, Polres Tanjungpinang Beri Peringatan
Ganjar Pranowo kemudian menanyakan kegiatan Christoper di asrama isolasi. Christoper pun menjawab, "Tidur-tiduran doang di atas."
Lalu saat ditanya sang gubernur dari siapa tertular Covid-19, Christoper langsung menunjuk-nunjuk adiknya, yang kemudian memeluk sang kakak. Lagi-lagi Ganjar dan orang-orang di halaman asrama pun tertawa.
Christoper juga menceritakan, ia baru sehari menjalani isolasi di asrama dan diwajibkan minum sekitar 6 jenis obat.
Selain itu, Ganjar menanyakan soal makanan di asrama. Christoper mengatakan, ia suka ayam goreng di sana.
"Klasik. Kamu suka ikan enggak? Daging?" tanya politikus lulusan UGM itu. Christoper pun selalu menjawab suka.
Kemudian saat ditanya suka makan sayur atau tidak, jawaban Christoper kembali mengocok perut orang-orang di asrama.
Berita Terkait
-
Kasus Keluarga Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19, Polres Tanjungpinang Beri Peringatan
-
Stok Oksigen Medis Buat Pasien Covid-19 di Palangka Raya Diklaim Tercukupi
-
Heboh RS Tolak Pasien COVID-19 dengan Alasan Penuh, Begini Nasibnya Sekarang
-
Tegakkan Aturan WFH Saat PPKM Darurat, Ganjar Jalin Komunikasi dengan Apindo
-
Obat Interleukin-6 Diklaim Bisa Cegah Kematian Pasien Covid-19, Ini Pendapat Ahli
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kawal Kasus Little Aresha, Orang Tua Korban Dorong Penambahan Pasal Berlapis dan Hak Restitusi
-
Siklus Megathrust Pulau Jawa Tinggal 30 Tahun, Pakar Kegempaan Ingatkan Kesiapsiagaan DIY
-
Niat Keluar Cari Sasaran, Komplotan Remaja Bacok Pemuda di Jalan Godean Sleman
-
Efisiensi Anggaran Bikin Pekerja Seni di Jogja Kelimpungan, Berburu Hibah demi Bertahan Hidup
-
Tim Hukum Peduli Anak Pemkot Jogja Bidik Pidana Korporasi hingga Pembubaran Yayasan Little Aresha