SuaraJogja.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul melalui Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan penyekatan selama penerapan PPKM Darurat. Yang terbaru adalah penutupan arus lalu lintas di Jalan Imogiri Barat dan Jalan Parangtritis.
Pantauan SuaraJogja.id di lokasi, akses menuju arah selatan ke Jalan Parangtritis ditutupi dengan road barrier. Sementara untuk arah ke utara menuju Kota Jogja juga ditutup. Namun, pengendara dari arah utara ke selatan masih bisa melintas.
"Terkait hal itu (penutupan di simpang empat ring road Druwo) dan di Wojo atas dasar rapat koordinasi dengan Dishub DIY, Sleman, Kota Jogja, dan Bantul sesuai arahan Wakil Gubernur DIY selaku Ketua Gugus Tugas Covid-19 DIY," ungkap Kepala Dishub Bantul Aris Suharyanta, Rabu (7/7/2021).
Penutupan jalan dilakukan karena mobilitas arus lalu lintas masih tinggi dan angka Covid-19 di DIY juga masih tinggi. Tujuannya agar mengurangi mobilitas warga di jalan.
Upaya yang ia lakukan agar masyarakat bisa lewat jalur lain dengan memasang sejumlah rambu-rambu. Rambu itu berupa penunjuk arah.
"Di simpang empat ring road Druwo ada rambu pengalihan arus. Pengendara yang dari arah timur bisa lurus terus ke arah barat dan sebaliknya," ujar dia.
Di sisi lain, Jajarannya juga menutup jalan di simpang empat Klodran, simpang empat Gose, serta simpang empat Bejen.
"Dasar penutupannya adalah implementasi Instruksi Bupati (Inbup) Bantul No 17/2021. Kami tutup mulai pukul 20.00-05.00 WIB, di jam yang sama ini LPJU kami matikan," jelasnya.
Seorang pengendara motor yang kecele, Saryadi, menuturkan bahwa rumahnya berada di sekitar Jalan Parangtritis KM 8,4, Kapanewon Sewon, Bantul. Lantaran jalannya ditutup, dia terpaksa harus mencari jalan lain.
Baca Juga: Polda Bali Ancam Tutup Akun Medsos Posting Info Buruk PPKM Darurat
"Kalau ditutup begini ya mau enggak mau harus lewat jalan lain. Wong biasanya sehari-hari pulang ke rumah lewat kene (lewat sini)," terangnya.
Berita Terkait
-
Polda Bali Ancam Tutup Akun Medsos Posting Info Buruk PPKM Darurat
-
Revisi Aturan Perusahaan Esensial, Anies: Pekerjaan Manajemen WFH, Pelayanan WFO
-
BTN Optimis Kinerjanya Terjaga Meski Ada PPKM Darurat
-
Penyebar Hoaks Kerusuhan Pasar Tanjung Jember Diciduk Polisi, Motifnya Kesal PPKM Darurat
-
Duh! Akibat PPKM Darurat, Jalur Tikus di Purwodadi Ini Dipadati Kendaraan Sepeda Motor
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Sensus Ekonomi DIY Baru 9 Persen, Dibayangi Kekhawatiran Pajak hingga Penolakan Warga
-
Forum BEM DIY Sindir Demo Pro MBG demi Wajan, Gerindra Tak Muncul dalam Unjukrasa di DPRD
-
Gerah Kafe Jual Miras Dekat Sekolah dan Rumah Ibadah, Jemaah Masjid Buat Petisi Penolakan
-
Kejari Sleman Bantah Klaim Sakit, Tegaskan Raudi Akmal Memenuhi Syarat Penahanan
-
Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah, Raudi Akmal: Pengadilan Sudah Nyatakan Saya Tak Terlibat